Tuesday, March 17, 2026

Kemendukbangga/BKKBN Jawa Timur Hadirkan Layanan Keluarga di Jalur Mudik Lebaran 2026

Kemendukbangga/BKKBN Jawa Timur Hadirkan Layanan Keluarga di Jalur Mudik Lebaran 2026

SURABAYA, Nawacita – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan Provinsi Jawa Timur mengambil langkah proaktif untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan dan informasi keluarga selama perjalanan mudik.

Melalui rangkaian kegiatan bertajuk “SAPA PEMUDIK”, BKKBN Jawa Timur berkomitmen menjadikan mudik Lebaran tahun ini sebagai momen yang aman, sehat, dan berkualitas bagi keluarga Indonesia. Program ini merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI terkait pelaksanaan pelayanan Program Bangga Kencana selama periode arus mudik.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Sukamto, menegaskan bahwa mudik merupakan momentum penting untuk memperkuat peran dan fungsi keluarga.

- Advertisement -

“Mudik bagi masyarakat Jawa Timur adalah momen kembali ke hangatnya keluarga. Kami ingin memastikan bahwa sepanjang perjalanan, kesehatan dan kenyamanan keluarga tetap terjaga. Kami hadir di titik-titik lelah pemudik bukan hanya untuk berbagi, tetapi juga memastikan akses informasi penguatan keluarga tidak terputus,” ujar Sukamto, Senin (16/3/2026).

Baca Juga: Kemendukbangga Jatim Optimalkan Peran Media dalam Sosialisasi Program Bangga Kencana

Aksi pertama dilaksanakan pada 16 Maret 2026 di Posko Mudik Bangga Kencana, Terminal Bratang Surabaya. Pada kegiatan ini, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) BKKBN Jawa Timur turun langsung menyapa para pemudik menjelang waktu berbuka puasa.

” Selain membagikan takjil, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai Program Bangga Kencana kepada sekitar 250 pemudik, terutama keluarga muda dan pasangan usia subur,” beber Sukamto.

Selanjutnya, BKKBN Jawa Timur menghadirkan layanan Keluarga Berencana (KB) dan pemeriksaan kesehatan gratis pada 17–18 Maret serta 25–26 Maret 2026. Layanan ini diselenggarakan di Rest Area 725A dan 726 Tol Transjawa melalui kerja sama dengan Kepolisian Resor Gresik, Dinas PPKB, Dinas Kesehatan, serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

” Melalui posko layanan tersebut, para pemudik dapat memperoleh berbagai layanan, mulai dari konsultasi dan pelayanan KB, edukasi kesehatan reproduksi, hingga pemeriksaan kesehatan dasar. Layanan ini ditujukan untuk memastikan ibu, bayi, dan balita tetap terlindungi selama perjalanan mudik.

Selain itu, pada 18 Maret 2026, BKKBN Jawa Timur juga memberangkatkan program “Mudik Bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK)” dari Kantor Perwakilan BKKBN Jawa Timur dengan rute Surabaya–Malang. Program ini diperuntukkan bagi Tim Pendamping Keluarga, akseptor KB, serta keluarga yang berisiko stunting.

“Kami ingin memastikan ibu hamil dan balita yang ikut mudik tetap dalam pantauan kesehatan yang baik, sehingga dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan bahagia,” tambah Sukamto.

Sebagai salah satu simpul utama arus mudik nasional, Jawa Timur diharapkan dapat menjadi pelopor gerakan “Mudik Sehat dan Bahagia”. Dalam upaya tersebut, peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan, kader PKK, dan kader KB menjadi ujung tombak dalam memberikan konsultasi serta pendampingan langsung bagi keluarga yang membutuhkan di jalur mudik.

” Melalui sinergi berbagai pihak, Kemendukbangga/BKKBN Jawa Timur ingin menegaskan bahwa pembangunan keluarga merupakan fondasi utama kemajuan bangsa yang harus terus dijaga dan diperkuat, kapan pun dan di mana pun, termasuk di tengah dinamika perjalanan mudik,” pungkasnya. (Deni)

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru