Wednesday, May 6, 2026

Antisipasi Ancaman Kamtibmas, Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Intelijen

Antisipasi Ancaman Kamtibmas, Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Intelijen

Mojokerto, Nawacita – Antisipasi ancaman terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Wilayah Kota Mojokerto, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar pelatihan intelejen untuk mitra Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) yang melibatkan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Bertempat di Aula Kelurahan Jagalan forum stategis ini juga diikuti oleh perwakilan Perlindungan Masyarakat (limnas), Lurah dan Camat se-Kota Mojokerto. Pelatihan diselenggarakan selama dua hari, 5-6 Juli 2023, hari pertama penyampaian materi dan diskusi, dan hari kedua praktek lapangan.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menjelaskan, melalui forum seperti ini keterlibatan masyarakat dalam bidang intelijen ini harapannya bisa mendeteksi dini, kalau ada hal-hal yang perlu kita waspadai.

Baca Juga : Gelontor Rp 1,8 Miliar, Pemkab Mojokerto Rombak Lima Kantor Kelurahan di Kecamatan Mojosari

“Melalui pelatihan intelijen ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengantisipasi perkembangan situasi dan kondisi di wilayah Kota Mojokerto,” ungkapnya.

Pelatihan Intelijen, Upaya Pemkot Antisipasi Ancaman Kamtibmas. (Foto : dok.Kominfo Kota Mojokerto)

Melalui pelatihan intelijen tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengantisipasi perkembangan situasi dan kondisi di wilayah Kota Mojokerto.

“Mari kita jaga kondusifitas wilayah apalagi saat ini menjelang pesta demokrasi. Agar berjalan dengan lancar dan menghasilkan para pemimpin, wakil rakyat yang baik serta menjaga keamanan Indonesia dan rakyatnya,” ujarnya

Baca Juga : Pemkot Mojokerto Bagikan Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis Serentak Hari Ini

Sementara itu Plt Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto Soegeng Rijadi Prajitno mengatakan, pelatihan intelijen ini diadakan guna mengajak masyarakat bersama-sama mengantisipasi adanya ancaman dan ketertiban diwilayah masing-masing lingkungan dan diharapkan peserta mampu mengumpulkan informasi dan permasalahan yang ada. Serta membuat laporan secara tertulis.

“Kegiatan ini merupakan langkah dalam meningkatkan deteksi dini dan pencegahan dini. Hal ini untuk mengantisipasi pelarangan, keamanan dan ketertiban masyarakat,” tukasnya.

fio

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru