Saturday, April 18, 2026

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Soal Pernikahan, Arti serta Maknanya

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Soal Pernikahan, Arti serta Maknanya

JAKARTA, Nawacita – Kumpulan Dalil Ayat Alquran Soal Pernikahan, Adanya perasaan suka kepada lawan jenis merupakan fitrah yang Allah tanamkan dalam diri setiap manusia. Namun penting untuk diingat bahwa islam hanya membenarkan hubungan antara laki-laki dan perempuan yang telah diikat dalam pernikahan.

Maka segala bentuk hubungan yang terjalin di luar pernikahan merupakan hal yang terlarang, karena hal tersebut akan membuka jalan terjadinya perzinahan. Allah SWT telah mengingatkan kita untuk jangan dekat-dekat dengan zina (QS. Al-Isra: 32). Demikianlah islam menjaga kemuliaan manusia dan menjadikan pernikahan sebagai jalan untuk menjalin cinta yang halal.

Pernikahan merupakan salah satu amalan baik yang dianjurkan bagi seseorang yang belum memiliki pasangan. Rasulullah SAW bahkan menyebutnya sebagai penyempurna agama, “Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karena itu, bertakwalah kepada Allah pada separuh yang lainnya” (HR. al-Baihaqi). Dengan menikah, seseorang akan lebih terjaga pandangan dan juga syahwatnya agar tidak terjatuh ke dalam salah satu dosa besar, yaitu zina.

Menikah bukan hanya sekedar menghalalkan hubungan antar lawan jenis. Namun lebih dari itu adalah membina keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Yaitu keluarga yang tenteram, penuh cinta dan kasih sayang serta senantiasa mendapat limpahan rahmat dari Allah SWT.

Dalam hal ini, Alquran telah memberikan pedoman yang sangat jelas dan lengkap mengenai kedudukan, aturan serta hak dan kewajiban dalam pernikahan.

Kumpulan Ayat-Ayat Alquran soal Pernikahan

1. Surat Az-Zariyat Ayat 49: Manusia Diciptakan Berpasang-pasangan

وَمِن كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Wa min kulli shai’in khalaqnaa zawjaini la’allakum tazakkaroon

Artinya: “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah).” (QS. Az-Zariyat: 49)

Baca Juga: Pengertian Sakinah Mawadah Warahmah (Samawa), Makna serta Manfaatnya

2. Surat Ar-Rum Ayat 21: Keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Wa min Aayaatiheee an khalaqa lakum min anfusikum azwaajal litaskunooo ilaihaa wa ja’ala

Artinya: “Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.

Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21)

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Soal Pernikahan
Kumpulan Dalil Ayat Alquran Soal Pernikahan, Arti serta Maknanya.

3. Surat An-Nahl Ayat 72: Memperoleh Keturunan yang Berkah

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَاجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ ۚ أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ اللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ

Wallaahu ja’ala lakum min anfusikum azwaajanw wa ja’ala lakum min azwaajikum baneena wa hafadatanw wa razaqakum minat yaiyibaat;

afabil baatili yu’minoona wa bini’matil laahi hum yakkfuroon

Artinya: “Dan Allah menjadikan bagimu pasangan (suami atau istri) dari jenis kamu sendiri dan menjadikan anak dan cucu bagimu dari pasanganmu, serta memberimu rezeki dari yang baik.

Mengapa mereka beriman kepada yang batil dan mengingkari nikmat Allah?” (QS. An-Nahl: 72)

4. Surat An-Nur Ayat 32: Allah Memampukan Mereka yang Menikah

وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Wa ankihul ayaamaa minkum was saaliheena min ‘ibaadikum wa imaa’kum; iny-yakoonoo fuqaraaa’a yughni himul laahu min fadlih; wal laahu Waasi’un ‘Aleem

Artinya: “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan.

Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur: 32)

5. Surat An-Nur Ayat 26: Wanita Baik untuk Laki-Laki Baik

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ ۖ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ ۚ أُولَٰئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ ۖ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

Alkhabeesaatu lilkha beeseena walkhabeesoona lilkhabeesaati wattaiyibaatu littaiyibeena wattaiyiboona littaiyibaat; 

ulaaa’ika mubar ra’oona maimma yaqooloona lahum maghfiratunw wa rizqun kareem

Artinya: “Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula).

Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga).” (QS. An-Nur: 26)

6. Surat An-Nisa’ Ayat 4: Kewajiban Memberikan Mahar

وَآتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً ۚ فَإِن طِبْنَ لَكُمْ عَن شَيْءٍ مِّنْهُ نَفْسًا فَكُلُوهُ هَنِيئًا مَّرِيئًا

Wa aatun nisaaa’a sadu qaatihinna nihlah; fa in tibna lakum ‘an shai’im minhu nafsan fakuloohu hanee’am mareee’aa

Artinya: “Dan berikanlah maskawin (mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan.

Kemudian, jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin) itu dengan senang hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati.” (QS. An-Nisa’: 4)

7. Surat At-Talaq Ayat 6: Pemberian Tempat Tinggal dan Nafkah

أَسْكِنُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ سَكَنتُم مِّن وُجْدِكُمْ وَلَا تُضَارُّوهُنَّ لِتُضَيِّقُوا عَلَيْهِنَّ ۚ وَإِن كُنَّ أُولَاتِ حَمْلٍ فَأَنفِقُوا عَلَيْهِنَّ حَتَّىٰ يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ ۚ فَإِنْ أَرْضَعْنَ لَكُمْ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ ۖ وَأْتَمِرُوا بَيْنَكُم بِمَعْرُوفٍ ۖ وَإِن تَعَاسَرْتُمْ فَسَتُرْضِعُ لَهُ أُخْرَىٰ

Askinoohunna min haisu sakantum minw wujdikum wa laa tudaaarroohunna litudaiyiqoo ‘alaihinn; wa in kunna ulaati hamlin fa anfiqoo ‘alihinna hattaa yada’na hamlahunn; 

fain arda’na lakum fa aatoo hunna ujoorahunna waatamiroo bainakum bima’roofinw wa in ta’aasartum fasaturdi’u lahooo ukhraa

Artinya: “Tempatkanlah mereka (para istri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu dan janganlah kamu menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka.

Dan jika mereka (istri-istri yang sudah ditalak) itu sedang hamil, maka berikanlah kepada mereka nafkahnya sampai mereka melahirkan, kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)mu maka berikanlah imbalannya kepada mereka;

dan musyawarahkanlah di antara kamu (segala sesuatu) dengan baik; dan jika kamu menemui kesulitan, maka perempuan lain boleh menyusukan (anak itu) untuknya.” (QS. At-Talaq: 6)

Itulah beberapa ayat alquran tentang pernikahan yang tersebar di berbagai surat dalam alquran. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan keilmuan tentang pernikahan dalam islam.

inhmutislmnws.

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim

Terbaru