Tuesday, May 12, 2026

Pengrajin Rotan Gading Watu Didorong Berinovasi Lewat Teknologi Serat Kelapa–Resin

Pengrajin Rotan Gading Watu Didorong Berinovasi Lewat Teknologi Serat Kelapa–Resin

Gresik, Nawacita.co – Industri mebel rotan tradisional di Desa Gading Watu, Kecamatan Menganti, Gresik, tengah menghadapi tantangan besar. Persaingan harga, desain yang stagnan, proses produksi yang kurang efisien, hingga keterbatasan bahan baku rotan alami membuat bisnis turun-temurun ini terancam meredup.

Padahal, Indonesia memiliki sumber daya melimpah berupa limbah pertanian salah satunya sabut kelapa, yang potensinya belum optimal dimanfaatkan.

Hal itu memicu tim dosen Petra Christian University (PCU) turun langsung memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para pengrajin Gading Watu.

Ketua Tim, Dr. Adi Santosa, menjelaskan bahwa serat kelapa memiliki sifat mekanis yang kuat, ramah lingkungan, dan sangat mungkin dikombinasikan dengan rotan untuk menciptakan produk kriya yang modern.

Proses pelatihan Pendekatan teknologi komposit kepada 20 pengrajin rotan di Gresik. (Sumber foto: Humas PCU)

“Inovasi ini bukan sekadar eksperimen, tapi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing,” ujar Dr. Adi.

Pendekatan teknologi komposit ini bukan hanya memperkuat keberlanjutan industri, tetapi juga langsung mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), karena membuka peluang kerja baru dan mendorong regenerasi pelaku kriya lokal.

Dr. Adi menegaskan, inovasi material lokal adalah kunci untuk menyelamatkan industri rotan Gading Watu dari stagnasi sekaligus membuka peluang pasar lebih luas.

“Dengan desain baru dan material yang lebih berkelanjutan, pengrajin Gading Watu akan lebih adaptif dan kompetitif, baik di pasar nasional maupun regional,” tutupnya.

Program ini diharapkan menjadi titik balik bagi industri mebel rotan tradisional agar tetap hidup, berkembang, dan relevan di tengah tantangan global.

Reporter: Alus

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru