Doa dari Benua Etam untuk Sumatera, Wagub Kaltim Serukan Solidaritas Kemanusiaan
Samarinda, Nawacita | Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Seno Aji, mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus Badan Pengelola Islamic Center yang telah menggelar Tablig Akbar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT bagi seluruh masyarakat Kaltim, khususnya umat Muslim di Benua Etam.
Selain itu, Wagub Seno berharap momentum Tablig Akbar ini menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.
“Terima kasih kepada seluruh jemaah yang telah hadir. Semoga Tablig Akbar ini menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” ucap Wagub Seno saat memberikan sambutan pada Tablig Akbar bersama Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon, Jawa Barat, Prof Dr KH Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya, dengan tema Kuatkan Ukhuwah Menuju Generasi Emas di Kaltim, di Masjid Raya Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim, Samarinda, Rabu (10/12/2025).
Baca Juga: Wagub Tekankan Penitngnya Edukasi Geologi Kaltim
Wagub Seno juga mengajak seluruh masyarakat Kaltim mendoakan saudara-saudara di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang sedang tertimpa musibah.
“Marilah kita bersama-sama mendoakan saudara kita yang sedang tertimpa bencana. Semoga mereka diberikan kesabaran, kekuatan, dan kesehatan,” ajaknya.
Selain itu, Wagub Seno mengajak seluruh masyarakat berdoa agar Kalimantan Timur dijauhkan dari segala bentuk bencana, sehingga masyarakat dan pemerintah dapat beraktivitas dengan aman dan lancar.
Baca Juga: Kaltim Siap Realisasikan Program Cetak Sawah 22.000 Hektare pada 2026
Dalam kesempatan tersebut, Buya Yahya mengajak seluruh jemaah untuk saling mencintai sesama dan menjauhi rasa benci.
“Misalnya, benci karena orang lain lebih dari kita, atau dendam karena perbedaan pilihan politik. Jika seseorang memiliki sifat pendendam, maka ia akan jauh dari surga Allah SWT,” pesan Buya Yahya.
Buya Yahya juga mengingatkan umat untuk senantiasa mendoakan kebaikan bagi sesama, termasuk kepada orang yang pernah menyakiti atau berbicara buruk.
“Inilah ukhuwah sejati yang diajarkan Rasulullah SAW, yaitu saling mencintai dan mendoakan kebaikan untuk sesama,” jelasnya. kltmprv

