Polisi Usut Tragedi Tewasnya Penonton Konser Taylor Swift di Rio de Janeiro

Konser Taylor Swift.
top banner

Polisi Usut Tragedi Tewasnya Penonton Konser Taylor Swift di Rio de Janeiro

Nawacita – Tragedi yang menimpa seorang penggemar Taylor Swift, Ana Clara Benevides, yang meninggal selama konser The Eras Tour di Rio de Janeiro, telah memicu penyelidikan polisi terhadap peran promotor acara, Time4Fun (T4F). Pemanggilan resmi untuk pemeriksaan dilakukan oleh pihak kepolisian pada Rabu (22/11/2023), sebagai bagian dari upaya untuk memahami lebih dalam tentang potensi kelalaian yang mungkin telah terjadi.

Page Six melaporkan pemanggilan resmi kepada T4F yang dikeluarkan pada Rabu (22/11/2023), menyoroti peran promotor dalam mengatur konser tersebut. Menurut juru bicara kepolisian setempat, penyelidikan sedang berlangsung untuk memahami keseluruhan konteks peristiwa tersebut.

Potret penonton konser Taylor Swift.

“Penyelenggara acara akan dipanggil untuk memberikan kesaksian,” kata juru bicara polisi.

NBC News menambahkan bahwa pemeriksaan terhadap promotor bukan langsung terkait dengan meninggalnya Ana Clara Benevides, yang diketahui berusia 23 tahun dan meninggal akibat serangan jantung setelah terpapar suhu ekstrem selama konser. Konser di Rio de Janeiro berlangsung di bawah suhu yang sangat tinggi, mencapai 60 derajat Celcius di dalam stadion.

Dalam respons atas insiden ini, T4F mengeluarkan pernyataan resmi, menekankan komitmennya pada keselamatan dan kenyamanan penonton.

“Kami meminta maaf kepada para penggemar yang tidak mendapatkan pengalaman terbaik,” ujar perwakilan promotor, seraya menyatakan simpati mendalam atas kehilangan tersebut dan mengakui kerja sama mereka dengan keluarga korban serta otoritas yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Tiket Konser Taylor Swift Mencapai Rp194,6 Miliar Per Hari

Kasus ini mendapat perhatian lebih setelah sebelumnya fans Taylor Swift mengkritik larangan membawa air minum ke arena konser, terutama mengingat suhu yang sangat panas saat itu.

Taylor Swift sendiri sempat menghentikan konsernya di Estádio Olímpico Nilton Santos untuk memastikan 70 ribu penggemar mendapatkan asupan air yang cukup.

Insiden ini menjadi sorotan internasional, tidak hanya karena tragedi yang terjadi tetapi juga terkait dengan tata kelola dan standar keselamatan dalam penyelenggaraan acara besar. Keselamatan penonton, terutama dalam kondisi ekstrem, menjadi topik kritis yang perlu ditanggapi oleh penyelenggara acara di seluruh dunia. inlh

 

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here