Tiket Konser Taylor Swift Mencapai Rp194,6 Miliar Per Hari

Taylor Swift.
top banner

Jakarta, Nawacita — Taylor Swift ditaksir mendapatkan US$13 juta atau sekitar Rp194,6 miliar (US$1=Rp15.006) per hari dari penjualan tiket konser The Eras Tour.
Menurut laporan Bloomberg pada Sabtu (1/7), jumlah tersebut membuat The Eras Tour menjadi salah satu tur musisi paling menguntungkan di sepanjang sejarah musik.

Menurut taksiran Pollstar, sebuah industri publikasi, Swift diperkirakan telah mendapatkan total keuntungan US$300 juta (Rp4,5 triliun) melalui 22 panggung Eras Tour yang telah dimainkan.


Sebagian besar keuntungan itu dihabiskan untuk biaya produksi, namun jumlah itu belum termasuk penjualan merchandise resmi yang turut dibawa di seluruh jadwal The Eras Tour.

Melalui taksiran keuntungan yang mencapai belasan juta dolar dalam sebuah tur, seperti diberitakan The Strait Times pada Minggu (2/7), Swift disebut makin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu penyanyi paling laris di dunia.

Ia diperkirakan memiliki total pendapatan kotor lebih dari US$1 miliar atau Rp15 triliun, jumlah yang belum pernah dicapai oleh artis manapun di seluruh dunia.

Dengan rangkaian jadwal yang masih tersisa, termasuk lebih dari 50 jadwal di Amerika Serikat dan seluruh dunia, Pollstar memperkirakan Swift akan mendapatkan keuntungan kotor sebesar US$1,3 miliar atau Rp19,5 triliun dari The Eras Tour.

Tiket Taylor Swift Singapura Siap Dijual 5 Juli, Mulai dari Rp1,2 Juta
Selain itu, The Eras Tour juga menetapkan standar terbaru yang cukup tinggi untuk harga tiket konser. Kini, rata-rata tiket konser Swift dibanderol dengan harga US$254 (Rp3,8 juta).

Sebagai perbandingan, tujuh dari 25 pertunjukan musik paling laris di paruh pertama 2023 juga memiliki harga tiket di atas US$200 (Rp3 juta) untuk satu malam.

Daftar tersebut mencakup penyanyi-penulis lagu Amerika Bruce Springsteen, dengan rata-rata harga tiket US$224 (Rp3,6 juta); band rock Phish US$206 (Rp3,09 juta); dan musisi country George Strait dengan rata-rata US$282 (Rp4,2 juta).

Baca Juga:  Taylor Swift Gandeng Paramore dalam Turnya, Bestie saat Remaja di Nashville

Jika dibandingkan dengan lima tahun lalu (2018), hanya ada dua penyanyi yang mematok rerata harga tiket di atas US$200 yakni Britney Spears dan Celine Dion.
Sementara di tahun tersebut, konser dengan penonton terbanyak dicatat oleh penyanyi Inggris Ed Sheeran yang memiliki harga tiket rata-rata US$89 per pertunjukan.

Di sisi lain, momen Swift terakhir kali melakukan tur juga terjadi di tahun yang sama melalui Reputation Tour. Saat itu rata-rata harga tiket untuk menonton sebuah pertunjukan musik ada di antara US$75 (Rp1,1 juta) hingga US$130 (Rp1,95 juta).

Dengan demikian, rata-rata harga tiket konser Taylor Swift kini ditaksir mengalami lonjakan hingga US$134 (Rp2 juta).

Meski mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan, tiket konser Taylor Swift di jadwal The Eras Tour tetap tak sepi peminat.

Bloomberg melaporkan, sebanyak 1,1 juta orang telah melakukan transaksi pembelian tiket The Eras Tour di seluruh dunia.

Taylor Swift tahun depan juga akan menyambangi Singapura yang menjadi satu-satunya titik henti The Eras Tour di Asia Tenggara. Ia akan menggelar enam show di National Stadium Singapore.

Penjualan tiket akan dimulai dengan UOB pre-sale pada 5 Juli. Sedangkan general sale konser Taylor Swift di Singapura pada 7 Juli. cnn

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here