Thursday, July 18, 2024
HomeDAERAHBKKBN Gelar Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting 2023

BKKBN Gelar Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting 2023

BKKBN Gelar Aksi Konvergensi Percepatan  Penurunan Stunting 2023

Surabaya, Nawacita – Kaper BKKBN Maria Ernawati membuka kegiatan penilaian kinerja konvergensi percepatan penurunan stunting Kabupaten/Kota tahun 2023 di Surabaya, Selasa (8/8/2023).

Maria Ernawati menjelaskan bahwa kegiatan ini merujuk pada Surat Keputusan Mendagri No. 440. 5.7/4190/Bangda 1 Maret 2023 Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Daerah, bertujuan untuk menurunkan stunting di 514 Kabupaten/Kota pada tahun 2022

Berkenaan dengan hal tersebut, diminta kepada Gubernur untuk melakukan koordinasi, pemantauan dan evaluasi terhadap kabupaten/kota dalam pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi sesuai amanah Perpres 72 tahun 2021 dan RAN PASTI Periode 2021-2024.

Penilaian kinerja Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting tahun 2023 untuk menilai capaian kinerja konvergensi PPS tahun 2022 dilakukan dengan kolaborasi indikator yang berbeda dari tahun sebelumnya ,” ujar Maria Ernawati.

Baca Juga : BKKBN dan Pemprov Jatim Siap  Menuntaskan Stunting di Tahun 2024

Penilaian Kinerja Konvergensi PPS 2023 akan mengevaluasi tidak hanya 8 aksi konvergensi PPS, tetapi juga beberapa indikator lain.

Indikator penilaian kinerja konvergensi PPS tahun 2023 meliputi perbaikan manajemen intervensi gizi, capaian indikator Bangga Kencana, kinerja TPPS Kabupaten/Kota, dan inovasi Kabupaten/Kota dalam penurunan stunting.

“Mudah-mudahan pelaksanaan Penilaian Kinerja (PK) Konvergensi PPS kali ini mampu menjadi daya ungkit bagi kabupaten/kota di Jawa Timur untuk berpacu dalam penurunan angka prevalensi stunting menjadi 16,8% yang menjadi target Jawa Timur tahun 2023,” pungkas bu Erna panggilan akrab Kaper BKKBN Jatim.

Sedangkan tujuannya yaitu Mengukur tingkat kinerja TPPS Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penurunan stunting terintegrasi Provinsi Jawa Timur, Memastikan akuntabilitas kinerja TPPS Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penurunan stunting terintegrasi Provinsi Jawa Timur, mengevaluasi kinerja TPPS Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penurunan stunting terintegrasi Provinsi Jawa Timur tahun 2022 dan mengapresiasi kinerja TPPS Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penurunan stunting terintegrasi Provinsi Jawa Timur..

Sementara, Ketua Panitia Abdul Fattah Fanani mengatakan maksud dan tujuan penilaian kinerja adalah meninjau kemajuan dan memberikan umpan balik kepada TPPS Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penurunan stunting terintegrasi di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2022 melalui pendekatan perbaikan manajemen intervensi gizi spesifik dan sensitif, capaian Bangga Kencana, kinerja TPPS Kabupaten/Kota, dan inovasi Kabupaten/Kota dalam Percepatan Penurunan Stunting.

Baca Juga : BKKBN Jatim Gelar Aksi Peduli 1Juta Telur Sasar Keluarga Resiko Stunting 

Sedangkan tujuannya yaitu Mengukur tingkat kinerja TPPS Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penurunan stunting terintegrasi Provinsi Jawa Timur, Memastikan akuntabilitas kinerja TPPS Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penurunan stunting terintegrasi Provinsi Jawa Timur, mengevaluasi kinerja TPPS Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penurunan stunting terintegrasi Provinsi Jawa Timur tahun 2022 dan mengapresiasi kinerja TPPS Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penurunan stunting terintegrasi Provinsi Jawa Timur..

“Kegiatan ini dalam rangka peningkatan Percepatan Penurunan Stunting di daerah melalui 8 (delapan) Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting sebagai wujud implementasi Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN PASTI), dipandang perlu mengevaluasi kinerja TPPS kabupaten/kota dalam pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.” terangnya.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru