KORPRI Aceh Perkuat Kualitas ASN Demi Pelayanan Publik Lebih Profesional
Aceh, Nawacita – Penguatan kualitas aparatur sipil negara (ASN) menjadi fondasi penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional dan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Komitmen tersebut terus didorong KORPRI Aceh melalui kepengurusan baru masa bakti 2025–2030.
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir kini memimpin Dewan Pengurus KORPRI Aceh bersama jajaran pengurus provinsi serta para ketua KORPRI kabupaten dan kota se-Aceh. Kepengurusan ini diharapkan mampu memperkuat peran ASN dalam mendukung pemerintahan dan pembangunan daerah.
Muhammad Nasir menegaskan KORPRI memiliki posisi strategis sebagai organisasi yang menghimpun seluruh ASN untuk mendorong birokrasi yang semakin adaptif, inovatif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik.
“Karena itu, KORPRI harus menjadi penggerak lahirnya birokrasi yang adaptif, inovatif, responsif, serta mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang,” kata Nasir.
Menurutnya, kualitas birokrasi sangat ditentukan oleh kompetensi sumber daya manusia. Karena itu, ASN perlu terus meningkatkan kemampuan, menjaga integritas dan netralitas, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif, produktif, dan berorientasi pada hasil tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, budaya, serta kearifan lokal Aceh.
“Tujuan KORPRI adalah meningkatkan pengabdian dan mutu ASN. Jika ASN tidak mau mengembangkan diri maupun instansinya, maka tujuan tersebut belum tercapai. Padahal masih banyak hal yang dapat kita lakukan, hanya perlu sedikit sentuhan,” ujar Nasir.
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrullah, menegaskan ASN memiliki peran sentral sebagai salah satu pilar penyelenggaraan pemerintahan bersama TNI dan Polri.
“Ada tiga pilar penyelenggaraan pemerintahan Indonesia, yaitu ASN, TNI, dan Polri. Karena itu, pimpinan KORPRI harus mampu menggerakkan ASN sebagai wajah penyelenggara negara,” kata Prof. Zudan.
Ia menambahkan, sebagian besar pelaksanaan anggaran negara berada di tangan ASN sehingga kapasitas dan profesionalisme aparatur menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan pembangunan.
“Anggaran terbesar dieksekusi oleh para ASN. Ini adalah kekuatan yang dahsyat dan harus dioptimalkan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujar Prof. Zudan.
Ke depan, KORPRI akan memfokuskan program pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan digitalisasi birokrasi, penguatan ideologi dan karakter ASN, perlindungan karier serta bantuan hukum bagi ASN, hingga peningkatan kesejahteraan aparatur.
“Program besar kita adalah membangun kualitas layanan publik,” tutup Prof. Zudan.


