Masyarakat Kepanjen Sambat Kesulitan Mencari Pekerjaan ke Agus Dono

Agus Dono saat reses di Kepanjen, Kabupaten Malang. (Foto: Zaq)
top banner

Malang, Nawacita – Masyarakat Kepanjen, Kabupaten Malang, sambat kesulitan mencari pekerjaan. Selain yang baru lulus sekolah, pengangguran dampak dari pandemi Covid-19 lalu, juga masih kesulitan mendapat pekerjaan. Hal ini salah satu keluhan yang disampaikan masyarakat kepada anggota DPRD Jatim Dr Agus Dono Wibawanto saat menggelar jaring aspirasi masyarakat masa Reses II 2023 di Desa Penarukan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Dari data yang ada menyebutkan lulusan SMK di Kabupaten Malang setiap tahun ada sekitar 14 ribu orang. ‘‘Ya kalau orang tuanya punya uang (lulus SMK/SMA) bisa kuliah. Kalau tidak punya uang, ya terpaksa menganggur. Jadi mohon lowongan pekerjaan diperbanyak,‘‘ kata salah satu warga saat jaring aspirasi di Jl Mentaraman RT 01 RW 04, Penarukan, Kepanjen, Minggu (16/7/2023) pagi. Pemerintah pun diharap melakukan intervensi mengatasi masalah di Kepanjen ini.

“Masyarakat berharap pemerintah mengakomodasi keinginan mereka. Setelah era Covid banyak masyarakat yang membutuhkan tenaga kerja” harap anggota Komisi B DPRD Jatim ini. Hal ini juga membutuhkan bantuan Pemerintah Provinsi Jatim dan pemerintah pusat.

‘‘Juga tentang program jalan tembus ke JLS itu (di Bantur), karena jalan tingkat dua ini anggaran terbatas. Oleh karena itu, harapannya provinsi dan pusat turun tangan intervensi,‘‘ tegas politisi Partai Demokrat ini. Lebih lanjut, Agus Dono menyampaikan, UMKM di wilayah juga membutuhkan uluran tangan mulai dari permodalan hingga pendampingan agar produknya bisa laku di pasaran. Itu butuh waktu lama. Butuh intervensi. Jika subsidi pupuk dicabut, setidaknya ada subsidi lain agar mereka tidak terlalu berat,‘‘ tegas wakil rakyat asli Malang ini.portal/rgo

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here