Menag Yaqut: Semua Jemaah Haji 2023 Sudah Melunasi Bipih

ilustrasi jemaah haji
ilustrasi jemaah haji
top banner

Menag Yaqut: Semua Jemaah Haji 2023 Sudah Melunasi Bipih

Jakarta, Nawacita | Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan semua jemaah haji 2023 telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Bahkan, di luar kuota jemaah haji 2023, ada 62 calon jemaah haji yang juga telah melunasi Bipih nya.

“Kami informasikan per jam (12.00 WIB) ini, Alhamdulillah yang mendaftar sudah melunasi. Malah kelebihan 62 orang Pak dari kuota. Sudah lebih 62. Jadi sudah lunas, sudah 100% + 62 orang Pak,” ujar Yaqut dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/5/2023).

“Jadi, ini menunjukkan bahwa kawan-kawan kami di daerah kerjanya keras Pak, tidak perlu diragukan lagi itu Pak,” imbuhnya.

Menag Yaqut Cholil Qoumas
Menag Yaqut Cholil Qoumas

Kata Menag, dari awal, pihaknya minta jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) terus mendatangi jemaah haji untuk menanyakan perihal pelunasan Bipih ini.

“Karena instruksi dari awal memang kami minta seluruh jajaran KUA untuk mendatangi jemaah, menanyakan satu persatu apakah akan dilunasi atau tidak. Kalau tidak pun, kami minta surat pernyataan tidak akan melunasi,” terangnya.

Jadi, lanjut dia, yang tidak melunasi itu harus membuat surat pernyataan kalau mereka tidak melunasi.

“Jadi, ini saya kira yang menjamin. Sampai detik ini sudah terlewati lebih dari 100% sudah melakukan pelunasan,” kata Yaqut.

Baca Juga: Indonesia Dapat Tambahan 8.000 Kuota Jemaah Haji

Menag mengatakan, saat Bank Syariah Indonesia (BSI) sempat bermasalah atau down, pihaknya mengeluarkan kebijakan untuk memundurkan batas waktu pelunasan Bipih sampai dengan 19 Mei 2023. Tapi, Yaqut bersyukur, ternyata hari ini semua calon jemaah haji 2023 telah melunasi Bipih tersebut.

“Bahkan ketika BSI sempat down 5 persen, di mana 80% jemaah kami membayarnya lewat BSI, mengakibatkan kami perpanjang pembayaran ini sampai hari Jumat besok Pak. Jumat besok baru kita tutup tapi sebelum kita tutup ternyata sudah lebih, Alhamdulillah,” kata Menag.

“Itu sempat membuat panik kami, karena proses pembayaran itu mendekati penutupan pelunasan. Jadi sempat membuat kami deg-degan,” pungkas Yaqut. ss

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here