Ketua DPP Nasdem Dorong Kemendikbud Terapkan Kurikulum Anti-Bullying

Ketua DPP Nasdem Dorong Kemendikbud Terapkan Kurikulum Anti-Bullying
Ketua DPP Nasdem Dorong Kemendikbud Terapkan Kurikulum Anti-Bullying
top banner

Ketua DPP Nasdem Dorong Kemendikbud Terapkan Kurikulum Anti-Bullying

Jakarta, Nawacita | Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai NasDem, Amelia Anggraini, dorong Kemendikbud terapkan kurikulum anti-bullying atau anti perundungan. Penerapan kurikulum anti-bullying itu diharapakan dapat mengantisipasi tindakan bullying yang kerap terjadi di kalangan anak atau peserta didik.

Menurut Amelia, Kemendikbud maupun lembaga pendidikan memiliki kontribusi besar terhadap perbaikan-perbaikan terhadap perilaku anak.

“Materi-materi anti perundungan dapat disisipkan agenda-agenda sekolah sebagai upaya antisipasi segala bentuk perundungan. Bisa juga dalam setiap materi mata pelajaran seperti pendidikan kewarganegaraan, agama, dan muatan lokal,” kata Amelia, Selasa (26/7/2022).

ilustrasi bullying di sekolah
ilustrasi bullying di sekolah

Adapun permintaan itu datang menyusul kejadian meninggalnya anak di Tasikmalaya, Jawa Barat akibat perundungan. Diketahui anak tersebut meninggal karena depresi usai dipaksa menyetubuhi kucing oleh teman-temannya.

Amelia mengatakan peristiwa itu membuktikan dampak bullying yang sangat mengerikan bagi mental anak.

Baca Juga: Stres Di bully Perempuan Tenggak Tinta Printer

“Perundungan ini dampaknya mengerikan dari yang dipikirkan orang. Ingat, perundungan bukan candaan, karena dampaknya secara psikologis sangat berat,” kata Amelia.

Amelia berujar korban yang mengalami perundungan memang dapat mengalami stres, tidak memiliki kepercayaan diri, tidak dapat bersosialisasi secara normal, bahkan hingga memilih untuk mengakhiri hidupnya.

“Melihat dari kronologis kasus kematian bocah SD di Tasikmalaya bukan dari pelecehan seksual melainkan dampak mengerikan dari perundungan,” ujarnya. sra

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here