6 Juli: Hari Zoonosis Sedunia, Kementan Gelar Kegiatan Sosialisasi Edukasi

0
645
6 Juli: Hari Zoonosis Sedunia

6 Juli: Hari Zoonosis Sedunia, Kementan Gelar Kegiatan Sosialisasi Edukasi

Jakarta, Nawacita | Peringati Hari Zoonosis Sedunia, Kementerian Pertanian (Kementan) menyelenggarakan berbagai macam kegiatan sosialisasi edukasi soal zoonosis lewat platform digital. Kementan bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), FAO dan USAID.

Kegiatan memperingati Hari Zoonosis Sedunia ini didukung juga oleh Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kementerian Kesehatan dan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kegiatan dimulai sejak tanggal 1 Juli 2020 hingga 11 Juli 2020.

Baca Juga: Sejarah Hari Bank Indonesia yang Jatuh pada 5 Juli

“Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan berupa penayangan infografis, live instagram, pengiriman whatsapp blast dan webinar, dengan mengangkat tema Melindungi Kesehatan Hewan untuk Menjaga Kesehatan Manusia,” kata Dirjen PKH Kementan, I Ketut Diarmita, Senin (6/7).

Penayangan infografis tentang zoonosis sendiri mulai dilakukan sejak tanggal 1 Juli hingga 10 Juli 2020 melalui media sosial (facebook, instagram, twitter). Pemberian informasi tentang zoonosis ini akan dilakukan bertahap dan berkelanjutan, agar masyarakat lebih memahami akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya dan potensi penularan zoonosis bagi kesehatan hewan, manusia dan lingkungan.

Pada tanggal 6 dan 10 Juli 2020 diadakan kegiatan live instagram, yang akan memberikan pemahaman mengenai sejarah Hari Zoonosis Sedunia, pengertian zoonosis, dan potensi zoonosis yang ada di sekitar manusia, serta mempromosikan kegiatan Webinar nantinya.
6 Juli: Hari Zoonosis Sedunia
6 Juli: Hari Zoonosis Sedunia

“Sedangkan whatsapp blast disebarkan ke grup whatsapp pada tanggal 6 Juli 2020.  Informasi yang disampaikan terkait edukasi zoonosis sesuai dengan infografis yang ditayangkan melalui media sosial,” paparnya.

Puncak acara kegiatan memperingati Hari Zoonosis Sedunia ini dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2020 nanti dengan penyelenggaraan webinar melalui zoom yang juga tersambung ke channel youtube.

“Sesi pertama membahas tentang Makanan Sehat Bebas Bahaya Zoonosis, sedangkan pada sesi kedua akan membahas tentang Potensi Zoonosis pada Hewan Peliharaan,” tutup Ketut.

Diketahui, webinar ini akan diselenggarakan dalam bentuk bincang santai dengan beberapa narasumber, seperti dosen FKH IPB dan Komisi Ahli Keswan, Kesmavet, dan Karantina Hewan Kementerian Pertanian, Dr. Drh. Denny Widaya Lukman, MSi.

Ada juga penerima Anugerah Cendekiawan Harian Kompas 2020, Drh. Tri Satya Putri Naipospos, M. Phil, Ph.D, Praktisi hewan kesayangan, Drh Nyoman Sakyarsih, serta Master Chef Top 3 Season 4, Yulia Baltschun. Public figure pemilik hewan kesayangan, Melly Goeslaw juga diagendakan hadir.

Baca Juga: Sejarah Hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang Diperingati 4 Juli

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen PKH, Syamsul Ma’arif, mengatakan pengetahuan, sosialisasi dan edukasi tentang zoonosis ini memang sangat penting. Pasalnya, hewan memiliki ikatan dan manfaat untuk manusia, baik dalam interaksi sehari-hari dan penghidupan manusia.

“Yang sering interaksi dengan kita yaitu hewan kesayangan, ternak yang menyediakan pangan, serat wol, penghidupan dan lain sebagainya, tapi kita harus tahu terkadang hewan juga bisa menularkan penyakit pada manusia maupun sebaliknya, yang disebut dengan zoonosis,” papar Syamsul.

Sebagai catatan, menurut Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE), sekitar 60 persen penyakit infeksius pada manusia merupakan zoonosis dan 75 persen penyakit infeksi baru (Emerging Infectious Diseases) yang berasal dari hewan. Sedangkan, dari lima penyakit baru yang muncul pada manusia setiap tahun, tiga di antaranya berasal dari hewan.

“Karena itu, tindakan pencegahan maupun pengendalian zoonosis pada ternak maupun hewan peliharaan merupakan hal yang sangat penting dalam melindungi kesehatan manusia,” imbuh Syamsul. kmntn

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY