Pengukuhan Dewan Kesenian Surabaya, Kusnadi Telpon Walikota

0
119
Dewan Kesenian Surabaya
Ketua DPRD Jatim Kusnadi bertemu dengan Dewan Kesenian Surabaya, Rabu malam 5/7/2022.

Pengukuhan Dewan Kesenian Surabaya Menunggu Kebijakan Walikota Surabaya

SURABAYA, Nawacita – Ketua DPRD Jatim Kusnadi melakukan silaturrahmi dan bertemu pengurus Dewan Kesenian Surabaya (DKS), Rabu (5/7/2022). Kusnadi mengaku pertemuan ini sekaligus mengenang saat masa muda dahulu serta menyerap aspirasi dari para seniman.

Dalam kesempatan itu, Kusnadi mendapatkan keluhan dari DKS bahwa pengurus DKS sampai saat ini belum dikukuhkan oleh Pemkot Surabaya. Sehingga dirinya berjanji akan membantu DKS agar permasalahan DKS tersebut terselesaikan. Kusnadi akan melakukan komunikasi melalui telpon dan sejenisnya dengan Walikota Surabaya Ery Cahyadi.

“Tadi juga terungkap adanya masalah di DKS terkait pengukuhan. Saya akan bantu mengkomunikasikan dengan Pemkot Surabaya. Mudah mudahan persoalan ini cepat terselesaikan,” pungkas pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Sementara itu ketua DKS Chrisman Hadi menyatakan gembira dengan kedatangan Ketua DPRD Jatim Kusnadi untuk bersilaturrahmi dan dan berdiakusi. Pihaknya lanjutnya merasa sedikit lega karena telah menceritakan permasalahan yang dialami DKS sejauh ini.

“Selain mencurahkan masalah-masalah yang dialami seniman, secara khusus kami juga mencurahkan permasalahan yang dialami DKS sejauh ini,” ujarnya.

Menurut Chrisman, tindakan Kusnadi merupakan suatu tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat. Apalagi, sejauh ini DKS membutuhkan dukungan dari banyak pihak.

Dewan Kesenian Surabaya
Ketua DPRD Jatim Kusnadi bertemu dengan Dewan Kesenian Surabaya, Rabu malam 5/7/2022.

“Saya kira apa yang dilakukan beliau itu bentuk tanggung jawab moral selaku ketua DPRD Jatim,” katanya.

Dikatakan Chrisman, Kusnadi ketika muda memiliki ikatan emosional dengan DKS. Kusnadi pernah hidup bertahun-tahun di DKS. “Dengan pengurus DKS Surabaya sekalian kengen kangenan ketemu teman lama disini. Saat zaman mahasiswa dulu saya sering berinteraksi dengan seniman Surabaya,” ujar Kusnadi disela ngobrol santai dengan sahabat sahabat seniman kota Surabaya.

Setelah asyik berbincang dengan para seniman selama dua setengah jam, Kusnadi berkesempatan untuk melihat-lihat lukisan karya seniman yang terpajang di DKS.

Karena kepincut, Kusnadi lalu membeli lukisan koleksi DKS tersebut. Diketahui lukisan itu merupakan karya Taufik Kamajaya dan Dasemba Titaheluw. bdo

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY