Monday, July 15, 2024
HomeNasionalKPU Tetap Ajukan Tanggal Pemilu 2024 di Bulan Februari

KPU Tetap Ajukan Tanggal Pemilu 2024 di Bulan Februari

Jakarta, Nawacita – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Divisi SDM,Organisasi, Diklat dan Litbang Arief Budiman menyampaikan pihaknya masih menunggu rapat konsultasi dengan pemerintah dan DPR RI terkait penentuan tanggal Pemilu 2024 mendatang.

“Kita menunggu rapat konsultasi, kita sudah punya drafnya tanggal Pemilu, drafnya sudah diajukan untuk dibahas di rapat konsultasi dengan pemerintah dan DPR,” kata Arief, saat diwawancarai di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (06/01/2022).

Lebih lanjut, Arief mengaku, KPU tetap memgusulkan pelaksanaan pesta demokrasi diselenggarakan pada 15 Febuari 2024.

“Iya (15 Febuari 2024), kan drafnya sudah kita kirimkan. Nanti kita lihat di dalam rapat konsultasi seperti apa. Sementara sesuai dengan draf yang kita ajukan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengatakan, keputusan penetapan jadwal Pemilu 2024 akan dipastikan pada persidangan tahun ini. Ia menyebut, pihaknya akan segera memanggil KPU dan pemerintah untuk melakukan rapat membahas tanggal Pemilu 2024.

“Akan dibahas pada masa sidang besok Januari, InsyaAllah,” katanya, saat dihubungi nawacita.co.

Sebelumnya, DPR, pemerintah, dan penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah membentuk Tim Kerja Bersama pada 15 Maret 2021, yang bertujuan untuk menyusun konsep dan desain pemilu serentak 2024.

Tim ini beranggotakan 12 orang yang terdiri dari masing-masing unsur, baik Komisi II, Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP. Tim kemudian baru memulai tugasnya pada Mei 2021. Tim kemudian sepakat pileg dan pilpres dilaksanakan pada 21 Februari 2024. Sementara, pilkada digelar 27 November 2024.

Namun, pada awal September 2021, DPR menggelar rapat bersama dengan Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk menetapkan jadwal pemilu.

Akan tetapi Mendagri Tito Karnavian berhalangan hadir karena tengah kunjungan kerja ke Papua. Rapat kemudian dijadwal ulang sepekan setelahnya atau 16 September 2021.

Alih-alih menyepakati jadwal pemilu, tiba-tiba Tito selaku perwakilan pemerintah mengusulkan agar pemilu digelar April-Mei 2024. Lantaran berbeda dengan kesepakatan sebelumnya, keputusan soal jadwal pemilu kembali ditunda.

“Pemerintah mengusulkan agar pemungutan suara Pemilu 2024 dilaksanakan pada April atau Mei 2024,” kata Tito saat itu.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan pemerintah memilih tanggal 15 Mei sebagai jadwal pemungutan suara pada pileg dan pilpres 2024.

Mahfud mengatakan, usulan tanggal 15 Mei 2024 itu diambil setelah pemerintah menggelar rapat yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin bersama sejumlah menteri pada 27 September.

Dalam rapat itu, Presiden mensimulasi empat opsi jadwal pelaksanaan pemilu dari Kemenko Polhukam, Kemendagri, dan beberapa lembaga lainnya. Empat tanggal itu yakni 24 April, serta 6, 8, dan 15 Mei.

Penulis: Alma Fikhasari

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru