Napak Tilas 1 Abad NU, Wali Kota Eri Cahyadi Ingin Jadikan Surabaya Tuan Rumah Muktamar ke-35

0
384

Surabaya, Nawacita – Menyongsong satu abad Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Organisasi Masyarakat Keagamaan Islam terbesar di Indonesia yang terbentuk di Kota Surabaya tahun 1926 silam. Pemkot Surabaya berkeinginan pada tahun 2026 nanti tepat 100 tahun usia NU, perhelatan Muktamar ke-35 diselenggarakan di Kota Surabaya.

Sebagaimana diketahui NU baru saja menggelar Muktamar ke-34 di Provinsi Lampung. Dalam Muktamar tersebut, ditunjuklah KH. Miftahul Achyar sebagai sebagai Rais Aam PBNU dan KH Yahya Cholil Staquf terpilih sebagai ketua umum Tanfidziyah PBNU masa khidmat 2022-2026.

Dalam momentum satu abad NU tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku sangat berharap agar Kota Surabaya yang merupakan tempat lahirnya NU menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Sehingga bisa menjadi tempat napak tilas lahirnya organisasi NU di Kota Pahlawan.

“Saya berharap betul karena kantor PBNU pertama kali ada di Surabaya. Ketika rois akbar Hadratus Syeikh Mbah Hasyim Asy’ari meminta seluruh warga sekitar Surabaya wajib ikut mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan fatwa Resolusi Jihadnya, maka seluruh kiai kumpul di Kota Surabaya mendukung,” ujar Cak Eri sapaan akrab Eri Cahyadi saat menerima silaturahmi Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) di ruang kerjanya, Senin (27/12/2021).

Setelah munculnya fatwa resolusi jihad 22 Oktober itu, maka terjadilah peristiwa bersejarah perang 10 November 1945. “Pertarungan dan pertempuran dari seluruh warga Kota Surabaya dan sekitarnya, dari seluruh agama, wabil khusus warga Nahdliyin untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tegas Wali Kota Surabaya.

Oleh karena itu, Eri Cahyadi sangat berharap agar Muktamar ke-35 NU bisa diselenggarakan di Surabaya. “Jadi, InsyaAllah kita akan melihat bahwa Nahdlatul Ulama resolusi jihadnya di Surabaya, kantor PBNU pertama ada di Surabaya, Muktamar juga pernah dilakukan di Surabaya,” imbuhnya.

Sementara itu, menyangkut penghargaan yang diberi oleh FJN sendiri, Eri Cahyadi mengucapkan rasa terima kasih. “Saya ucapkan kepada Forkom Jurnalis Nahdliyin dipilih sebagai salah satu tokoh muda Nahdliyin. InsyaAllah dengan penghargaan ini maka menjadi pemicu buat saya secara pribadi untuk memberikan yang terbaik untuk warga Kota Surabaya, wabil khusus warga Nahdliyin,” jelasnya.

“InsyaAllah kebersamaan kita dengan gotong royongnya kita, dengan inspirasi yang sudah diberikan kepada saya, InsyaAllah kita bersama-sama bisa memberikan yang terbaik bagi warga Nahdliyin di Kota Surabaya,” pungkasnya. (tis)

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY