Sidak Pasar Tambakrejo Surabaya, Gubernur Jatim Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman

0
261

Surabaya, Nawacita – Usai inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Tambakrejo Surabaya, Jumat (24/12/2021). Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan stok kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) aman.

Pada sidak kali ini  gubernur menyapa beberapa pedagang mulai penjual sembako, daging, daging ayam, bawang merah dan bawang putih, cabe rawit, cabe merah  serta telor. Di  pasar tersebut pihaknya menanyakan harga-harga bahan pokok apakah ada kenaikan atau tidak.

Kios pertama yang dikunjungi yaitu Toko Warinten yang menjual  berbagai kebutuhan pokok seperti kopi, bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai rawit, kentang, wortel dan sebagainya.

Selanjutnya, gubernur mengunjungi kios buah milik Ucok. Menurut keterangan penjual beberapa buah mengalami kenaikan harga, ada pula yang stabil  tidak naik  harganya. Adapun buah yang naik harganya seperti Buah Semangka dari biasanya Rp 8.000 per kg menjadi Rp 11.000 per kg. Untuk Buah Apel Fuji hanya Rp 35.000 per kg.

Gubernur juga meninjau kios penjual daging ayam dan daging sapi. Harga daging  ayam dan daging sapi relatif tidak ada kenaikan. Namun untuk daging sapi kualitas premium mengalami kenaikan harga sekitar Rp 2.000 per kg.

Seusai melakukan peninjauan, gubernur memastikan bahwa stok bahan pokok pangan aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam masa Nataru.“Ada 25  pasar yang menjadi titik pantau oleh BPS. Salah satunya yaitu Pasar Tambakrejo ini. Maka saya melakukan peninjauan cek harga, cek supply, cek pemenuhan kebutuhan dasar atau sembako masyarakat, apakah beras, daging, ataukah telur, minyak goreng, gula Insya Allah stoknya sangat aman,” tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan ada kenaikan harga pada telur. Harga per kg telur mencapai Rp. 30.000 dari Rp. 27.000 per kg. Harga daging ayam dan sapi relatif tidak ada  kenaikan , kecuali harga daging sapi kualitas premium ada kenaikan  harga Rp. 2.000 per kg.

Berdasarkan data Disperindag Jatim, harga daging sapi berbagai varian harganya juga dalam posisi stabil. Daging sapi grade atas Rp.125.000, Daging sapi grade sedang Rp.120.000, Daging sapi grade bawah Rp. 90.000.

Sementara untuk harga Daging Ayam Broiler. Rp.34.000, Daging ayam kampung (Tanpa jeroan)/ekor Rp.50.000. “Daging sapi di bawah kualitas premium harganya stabil. Stoknya aman. Beras dan gula stoknya aman dan harganya stabil,” jelasnya.

Masih terkait kenaikan harga, Khofifah menjumpai harga cabai rawit dijual dengan harga Rp. 85.000 per kg. Kenaikan ini disebabkan oleh musim penghujan. Sementara sejak dua bulan ini harga minyak goreng mengalami kenaikan harga. Diantaranya Bimoli spesial (1ltr) Rp.19.000, Bimoli spesial (2ltr) Rp.38.000, tanpa merk/curah (1kg) Rp.19.000.

“Harga CPO dunia memang mengalami peningkatan. Harga minyak goreng menjadi sangat tergantung pada harga CPO dunia,” tandasnya.

Khofifah mengimbau masyarakat tidak melakukan aksi borong bahan pokok. “Stok bahan pangan pada masa Nataru ini aman, jadi masyarakat saya minta untuk tidak melakukan aksi borong,” ucapnya.

Dn

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY