Temu Akbar Syarifudin Rakib : Kita Bekerja Berdasarkan Undang Undang Advokat Sesuai Visi dan Misi

0
197

Surabaya, Nawacita – Ratusan pengacara yang tergabung dalam Persaudaraan Advokat Jawa Timur  menggelar Temu Akbar bertempat di RM Nur Pasific pada Sabtu (20/11) dengan tagar ” Lintas Organisasi dan Lintas Iman ”

Syarifudin Rakib S.H., MH Ketua Panitia Temu Akbar Persaudaraan Advokat Jawa Timur menyampaikan, kita semua memang sengaja menyelegarakan kegiatan ini dari semua organisasi advokad tergabung dalam acara ini, jadi ini murni full kita persaudaraan

“Bahwa yang namanya profesi dari organisasi mana pun, tetap ia sebagai advokat sehingga kita semua berkumpul disini dari seluruh organisasi se jawa timur tujuannya untuk menghalang persatuan visi dan misi,” tutur Syarifudin Rakib S.H., MH

Maraknya kriminalisasi yang terjadi terhadap advokat atau juga di pandang sebelah mata, ini kita mencoba merumuskan dalam artian disini, kita satukan bahwa yang namanya advokat selaku penegak hukum, itu setara sama dengan penegak hukum Kejaksaan maupun kepolisian, salah satu unsur satu pilar penegak hukum yaitu advokat.

“Jadi tidak bisa seperti itu, cuma ini miskomunikasi saja, sehingga terjadilah seperti itu, hanya kami berusaha untuk bagaimana menampung semua sesama saudara advokat se jawa timur untuk kebersamaan kita bagaimana bisa sinergi serta bekerjasama dalam penanganan perkara baik di Kejaksaan maupun kepolisian,” ucap Syarifudin Rakib S.H., MH

Ditanya tentang peningkatan dan kuantitas advokat dalam penanganan hukum, Syarifudin Rakib menjawab, jadi begini, kalau kita berbicara tentang penegakan hukum, empat pilar ini, sama-sama bekerja berdasarkan undang undang

“Advokat ditunjuk oleh undang undang untuk membela.Kejaksaan di tunjuk oleh undang undang untuk menuntut, kepolisian di tunjuk undang undang untuk memeriksa dan juga ada tentang kehakiman,” ujar dia

“Jadi semua bekerja berdasarkan undang undang, sehingga disinilah setara sama, karena melaksanakan undang undang ini hal pokok yang harus di pahami, sehingga sinergi itu hanya bisa menjadi teori bila mana tidak memahami kebersamaan atau wilayah kerja masing-masing, karena advokat pun bekerja juga berdasarkan undang-undang juga,” imbuh Syarifudin Rakib S.H., MH

Sementara itu, Ketua Koordinator Inspirator ikatan persaudaraan advokat jatim, Ahmad Shodiq S.H., MH menambahkan, saya selaku ikatan persaudaraan advokat jatim, kegiatan ini semua juga tahu bahwa tagar kita adalah ” Lintas Organisasi dan Lintas Iman” dimana kita mempunyai satu kesatuan satu tujuan, bahwa kita tidak pernah membedakan mana berasal dari mana organisasi apapun

“Yang kita pikirkan saat ini adalah profesi, sesama profesi kita harus ada solidaritas, dimana kita sudah banyak yang menyampaikan bahwa banyak dari teman teman kita pengacara yang ada di daerah daerah itu, merasa ada terlalu di persekusi dilakukan kriminalisasi,” cetus dia

Lebih lanjut, Sehingga dalam wadah ini kami mempunyai satu tujuan, bukan kita melakukan gerakan setidaknya tidaknya kita usul dan pastinya kita menyampaikan kepada pihak yang berkuasa.

“Dalam hal ini adalah pemerintah, agar kita mempunyai hukum yang sama ini catur wangsa, sama sama penegak hukum artinya juga sama mempunyai perlindungan hukum dan hak yang sama pula,” harap Ahmad Shodiq S.H., MH

Jadi kami tidak bisa selaku pengacara profesi ini, dilakukan penekanan sehingga melakukan pendampingan dan akhirnya terjadi seperti di Banjarmasin dll seperti ada pembunuhan pengacara yang ada di banyuwangi kemarin.

” Tentunya, kemampuan dan kualitas teman teman juga harus dibarengi pengetahuan, artinya pengetahuan luwes fleksibel didalam seni berkomunikas penyampaian pendapat bahkan melakukan argumentasi terhadap pihak lain dalam hal ini pihak kepolisian dan kejaksaan,” tutup Ahmad Shodiq S.H., MH.

Dn

LEAVE A REPLY