Dolar AS Mengalami Penguatan Setelah Data Ketenagakerjaan AS Tercatat Lebih Baik

0
94

Jakarta, Nawacita – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan diperkirakan akan melemah, seiring menguatnya data tenaga kerja Amerika Serikat (AS). Rupiah pagi ini masih menguat 8 poin atau 0,06 persen ke posisi Rp14.323 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.331 per dolar AS.

“Pasar hari ini akan lebih banyak terpengaruh oleh perkembangan global. Dolar AS cenderung mengalami penguatan setelah data ketenagakerjaan AS tercatat lebih baik dari perkiraan,” kata Analis Pasar Uang Bank Mandiri Rully Arya saat dihubungi di Jakarta, Senin(8/11).

Gubernur bank sentral AS, Federal Reserve (Fed)Jerome Powell sebelumnya mengatakan dia tidak terburu-buru untuk menaikkan biaya pinjaman, karena “masih ada alasan untuk mencapai pekerjaan maksimum. Bank sentral AS juga telah mengumumkan pengurangan bulanan sebesar 15 miliar dolar dari pembelian aset bulanan senilai 120 miliar dolar AS.

Rully mengatakan rupiah hari ini bergerak ke kisaran Rp14.275 per dolar AS hingga Rp14.335 per dolar AS.Pada Jumat (5/11) rupiah ditutup menguat 35 poin atau 0,24 persen ke posisi Rp14.331 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.366 per dolar AS.

 

Rpblk.

LEAVE A REPLY