Venue Dapat Dihadiri 25 Persen Kapasitas, Vaksinasi Dikebut

0
168

KEMENKO PMK, Nawacita – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tinggal menghitung hari. Sebelum acara pembukaan yang akan digelar pada 2 Oktober mendatang, pemerintah memastikan seluruh persiapan telah berjalan lancar dan perhelatan pesta olahraga terbesar nasional itu siap dilaksanakan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan hal tersebut usai menggelar Rapat Tingkat Menteri secara virtual bersama Menteri dan Kepala Lembaga terkait membahas Persiapan Penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Papua, Senin (27/9).

“RTM yang dilakukan ini bertujuan mengkonfirmasi kembali dan memastikan seluruh dukungan kementerian dan lembaga terhadap penyelenggaraan PON dan Peparnas Papua 2021, khususnya pada bidang kesehatan terkait Covid-19, antisipasi gangguan keamanan, dan persiapan dukungan penyelenggaraan seperti transportasi, akomodasi, dan telekomunikasi semua berjalan seperti yang diharapkan,” ujar Menko PMK.

Ia menegaskan bahwa seluruh K/L sudah menindaklanjuti dan menyelesaikan amanah yang tercantum dalam Inpres No. 10/2017 tentang Dukungan Penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2020 di Provinsi Papua, Inpres No. 1/2020 tentang Percepatan Dukungan Penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2020 di Provinsi Papua, dan Inpres No. 4/2021 tentang Dukungan Penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Papua.

Menurut Menko PMK, dari aspek keamanan perlu antisipasi terjadinya kerumunan penonton khusus pada pertandingan tim tuan rumah. Di samping itu juga perlu dilakukan pengamanan infrastruktur dan pengamanan konten informasi.

Sementara itu, menyangkut penyelesaian tanah yang disengketakan yang ditempati beberapa venue akan diselesaikan oleh Kementerian ATR bersama pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota setelah penyelenggaraan PON dan Peparnas Papua 2021.

“Penyelesaian itu nantinya akan dilakukan sesuai dengan pendekatan-pendekatan yang seharusnya di lokasi di mana masalah masih terjadi,” tandas Muhadjir.

Lebih lanjut, Menko PMK meminta kepada seluruh K/L agar berkoordinasi dengan PB PON terkait seluruh tambahan dukungan yang akan disediakan seperti rencana penambahan hotel terapung, tempat kuliner, dan sebagainya.

Percepatan Vaksinasi

Dari sisi kesehatan, pemerintah akan kembali melakukan sinkronisasi aturan Menteri Dalam Negeri terkait keputusan pertandingan yang dapat dihadiri oleh 25% dari kapasitas venue dan harus sudah mendapatkan vaksin tahap 2.

“Saat ini, Kemenkes bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Polri, dan TNI sedang melakukan percepatan pelaksanaan jangkauan vaksin dengan target di atas 70% di akhir bulan September. Percepatan vaksinasi khususnya dilakukan di lokasi tempat berlangsungnya penyelenggaraan PON XX Papua,” ucap Menko PMK.

Seraya menanggapi, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi G Sadikin menyatakan bahwa mengacu pada aturan Mendagri dipersyaratkan bagi kota/kabupaten yang akan melaksanakan pertandingan PON XX dan Peparnas XVI diharapkan 60% sudah melakukan vaksinasi tahap pertama.

Sebagai laporan, total vaksinasi untuk kelima kota/kabupaten penyelenggara PON XX Papua sudah mencapai 648.622 dengan jumlah vaksinasi dosis pertama 406.531 atau 62,7%. Sedangkan vaksin kedua sudah dilakukan terhadap 253.474 orang atau 39%.

“Dari kelima kota yang menyelenggarakan PON, Merauke, Jayapura, dan Mimika sudah di atas 60% sedangkan Kabupaten Jayapura sudah 57% dan Kabupaten Keroom 54%. Kita mengejar agar Kabupaten Jayapura dan Keroom bisa segera meningkat mencapai target 60% bersama TNI/Polri dan seluruh vaksin dosis 1 dan 2 sudah sampai di Papua, tinggal menunggu vaksinasinya saja,” tandas pria yang akrab disapa BGS.

Terkait protokol kesehatan, jelasnya, Kemenkes bekerja sama dengan Satgas Provinsi, Dinas Kesehatan, dan panitia penyelenggara PON supaya penggunaan PeduliLindungi atau alat screening lainnya dapat dimanfaatkan guna memastikan agar kesehatan penonton yang dibatasi 25% benar-benar aman dan tidak membuat kluster baru di acara PON XX Papua.

Selain K/L terkait, pada rapat tersebut juga hadir para pimpinan daerah yakni Bupati Kabupaten/Kota yang menjadi penyelenggara kegiatan cabang olahraga PON XX dan Peparnas XVI Papua Tahun 2021. (*)

 

LEAVE A REPLY