Fraksi PKS Sebut Manajemen Utang Negara Terus Memburuk

0
104
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Jazuli Juwaini

Jakarta, Nawacita – Pada 2020 tercatat utang pemerintah mencapai Rp 6.080,08 triliun atau 39,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Tingginya utang juga diiringi dengan melonjaknya beban bunga yang dibayarkan pada tahun 2020 sebesar Rp317,89 triliun, meningkat Rp14,67 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp277,23 triliun.

Nilai tersebut menjadi sejarah baru bahwa akumulasi utang, persentase peningkatan dalam satu tahun anggaran, dan rasio utang terhadap PDB tahun 2020 menjadi yang tertinggi.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Jazuli Juwaini meminta agar pemerintah secara cermat dalam pengelolaan utang. Sebab, tren penambahan utang pemerintah dan biaya bunga melampaui pertumbuhan PDB dan Penerimaan Negara yang memunculkan kekhawatiran terhadap penurunan kemampuan pemerintah untuk membayar utang dan bunga utang.

“Manajemen pengelola anggaran harus diperbaiki, karena kalau manajemen pengelola anggaran itu kacau, tidak bisa mengelola defisit, maka tidak bisa mengelola utangnya,” kata Jazuli, saat diwawancarai di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/9/2021).

Selain itu, Fraksi PKS juga menyoroti terkait Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp245,59 triliun atau mencapai 9,46 persen dari total realisasi anggaran belanja. Jumlah ini menambah Saldo Anggaran Lebih TA 2020 menjadi Rp388,12 triliun. SiLPA yang tinggi, mencerminkan kinerja perencanaan pemerintah masih rendah.

“Bagaimana mungkin utang makin tambah terus SiLPA nya berlebih? Berarti ada manajemen yang buruk dalam mengalokasikan anggaran itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia menekan kan agar pemerintah terus memperbaiki manajemen dalam pengelolaan utang. Karena permasalahan utang ini akan terus menerus bertambah hingga ke genersi Indonesia selanjutnya. Jika tidak dikelola dengan baik.

“Kita minta perbaiki, utang itu penting loh, diutang sekarang yang nanggung itu cukup panjang, generasi-genersi yang akan datang,” ucap Jazuli.

“Maka dari itu PKS mewarning terhadap untuk perbaiki manajemen pengelolaan utang pemerintah,” tambahnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY