Ekspo Pasar Digital, Menteri BUMN Dorong UMKM Naik Kelas dan Sejahtera

0
122
Menteri BUMN Erick Thohir

Jakarta, Nawacita – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mendorong pemerataan ekonomi serta memastikan perekonomian kelas bawah bisa naik kelas, dengan mengadakan virtual ekspo Padi UMKM (Pasar Digital Usaha Mikro Kecil Menengah) tahap kedua yang secara resmi dibuka pada 6 September hingga 20 September 2021.

Pada tahap pertama yang diselenggarakan pada 15-22 Februari 2021 yang diikuti oleh 224 UMKM binaan. Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan hingga 31 Agustus 2021, sebanyak 142 ribu transaksi antara BUMN dengan melibatkan 10.100 UMKM. Dan tercatat nilai dari transaksi tersebut sebesar RP10,9 triliun.

“Ini menunjukkan bagaimana kuatnya kolaborasi yang telah dibangun antara BUMN dengan UMKM,” kata Erick Thohir dalam peluncuran Pasar Digital UMKM Indonesia Virtual Ekspo, yang disiarkan secara virtual, pada Senin (6/9/2021).

Dengan adanya Padi tahap kedua, Erick optimis dapat mendorong UMKM jauh ebih baik dan lebih sejahtera.

“Karena ajang ini juga menjadi pintu bagi BUMN mengenal variasi produk umkm dan mitra pengampu, sekaligus membuka peluang mendapatkan pilihan agar harganya baik dan kualitas produknya bersaing,” ucapnya.

Erick berharap kolaborasi dan transaksi belanja BUMN dengan UMKM dari mitra pengampu dapat berjalan secara berkelanjutan. Menurutnya, jika BUMN bermitra dengan UMKM dapat meningkatkan penggunaan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebagaimana yang telah ditekankan pemerintah dengan kualitas standar yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut ia mengatakan pada Padi UMKM tahap kedua ini terjadi peningkatan. Tercatat sebanyak 295 UMKM binaan mengikuti Padi UMKM tahap kedua tersebut.

“Jadi, ada peningkatan dari 244 ke 295,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dan berterima kasih karena banyaknya UMKM yang berpartisipasi dalam program Padi UMKM tersebut. Menurutnya, dengan bergabung di virtual ekspo itu para pelaku usaha menjadi bagian penting dari Padi UMKM yang telah menaungi 10.100 UMKM.

“Dengan kolabroasi ini, kita perkuat UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Saya juga ingin memastikan BUKN dengan UMKM bisa terus bekerja sama dan menjadi soko guru perekonomian indonesia untuk mencapai Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY