Pedoman Lengkap Sholat Idul Adha di Rumah

0
211

Nawacita – Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021.

Sedangkan 1 Zulhijah 1442 Hijriah jatuh pada Minggu, 11 Juli 2021, setelah hilal atau bulan baru terlihat pada Sabtu (10/7/2021).

Sebagaimana diberitakan, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menetapkan dalam sidang isbat yang dipimpinnya.

“Hilal terlihat atau teramati secara mufakat sehingga 1 Zulhijah 1442 Hijirah ditetapkan jatuh pada Ahad, 11 Juli 2021. Dengan begitu, Hari Raya Idul Adha jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021,” ujar Yaqut.

Shalat Idul Adha di rumah

Kementerian Agama telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban 1442 H di Wilayah PPKM Darurat.

Berdasarkan aturan tersebut, penyelenggaraan takbiran dan shalat Idul Adha di masjid, mushala, atau di tempat umum ditiadakan.

Sementara untuk penyembelihan hewan kurban, Menag mengimbau kepada masyarakat untuk melakukannya dalam tiga hari, yaitu 11, 12, dan 13 Dzulhijah demi menghindari adanya kerumunan.

“Jadi kami minta supaya takbiran dan Shalat Idul Adha di wilayah PPKM Darurat dilakukan di rumah masing-masing,” kata Yaqut.

Sementara itu, umat Islam yang berada di luar wilayah PPKM Darurat dan tidak termasuk zona merah dan zona oranye, malam takbiran dan Shalat Idul Adha dapat dilakukan setelah memenuhi ketentuan dalam SE Menag Nomor 16 Tahun 2021.

“Peniadaan peribadatan di tempat ibadah di wilayah PPKM darurat ini menjadi apa mutlak itu yang menjadi mutlak,” ucap Yaqut.

“Karena kita tahu bahwa pandemi Covid-19 ini benar-benar kita harus atasi secara bersama-sama dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, antara pemerintah dengan pemeluk agama,” ujarnya.

Tata cara shalat Idul Adha di rumah

Lalu, bagaimana tata cara shalat Idul Adha sendiri di rumah?

Dilansir dari KOMPAS.tv, berikut ini tata cara shalat Idul Adha sendiri di rumah:

1. Niat

Berikut niat salat Idul Adha sendiri di rumah:

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa

Artinya: Aku berniat shalat sunah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala.

2. Takbiratul ihram, dilakukan dengan membaca “Allahu Akbar”.

3. Takbir sebanyak 7 kali, dengan membava lafal “Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar” di antara takbir.

4. Membaca Al-Fatihah berserta surat pendek.

5. Rukuk dengan tumakninah dan membaca “Subhaana robbial ‘adzimi wabihamdihi” sebanyak 3 kali.

6. I’tidal dengan tumakninah dan membaca “Robbanaa lakal hamdu”.

7. Sujud dengan membaca “Subhaana robbiyal a’la wabihamdihi” sebanyak 3 kali.

8. Duduk di antara dua sujud dengan membaca “Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii”.

9. Sujud dengan membaca: “Subhaana robbiyal a’la wabihamdihi” sebanyak 3 kali.

10. Berdiri untuk rakaat kedua.

11. Takbir 5 kali dengan membaca “Subhanallah wal hamdulillah wa la ilaha illallah allahu akbar” di antara takbir.

12. Membaca Al-Fatihah beserta surat pendek.

13. Rukuk dengan tumakninah dan membaca “Subhaana robbial ‘adzimi wabihamdihi” sebanyak 3 kali.

14. I’tidal dengan tumakninah dan membaca “Robbanaa lakal hamdu”.

15. Sujud dengan membaca “Subhaana robbiyal a’la wabihamdihi” sebanyak 3 kali.

16. Duduk di antara dua sujud dengan membaca “Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii”.

17. Sujud dengan membaca: “Subhaana robbiyal a’la wabihamdihi” sebanyak 3 kali.

18. Tahiyat Akhir dengan membaca tasyahid akhir salat.

19. Salam.

sumber : kompas

LEAVE A REPLY