PAN Ingatkan Pemerintah Jangan Terlambat Tangani COVID-19

0
119
Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay.

Jakarta, Nawacita – Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay peringatkan pemerintah agar tidak terlambat dalam menangani Covid-19 yang kian hari jumlah kasus positif di Indonesia semakin meningkat tajam. Menurutnya pemerintah harus melakukan evaluasi terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan, dan mengeluarkan inovasi kebijakan yang baru.

“Jangan sampai terlambat, sekali lagi pemerintah jangan sampai terlambat. Karena kalau nanti sudah terlalu banyak, kita yang akan kewalahan sendiri. Saya merasa bahwa seluruh kebijakan yang sudah diambil pemerintah hari ini terkait dengan penanganan Covid-19 harus dievaluasi dengan baik, karena ini sudah lama,” kata Saleh, saat diwawancarai di Ruang Fraksi PAN, Senayan, Jakarta, Senin (21/6/2021).

Saleh menyarankan agar pemerintah mengambil langkah lockdown guna menekan laju Covid-19. Ia menyebut, saat ini Sri Sultan Hamengku Buwono IX sudah meminta agar dilakukan lockdown di daerah Yogyakarta.

Hal serupa juga dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta kebijakan lockdown akhir pekan. Oleh karena itu, Saleh menegaskan agar pemerintah tidak alergi untuk mengambil kebijakan lockdown.

“Apa yang kita lakukan saat ini belum maksimal untuk memutus rantai penyebaran virus. Dan karena itulah maka saya minta dicoba dulu (lockdown), jangan alergi. Kemarin ini kan keliatannya langsung nolak aja gitu, pemerintah dengan usulan (lockdown) seperti ini. tolong dipelajari lagi,” tegas Ketua Fraksi PAN DPR RI itu.

Lebih lanjut, Anggota Komisi IX DPR itu mengingatkan agar kebijakan yang akan diambil nanti harus dijalankan dengan tegas. Agar penularan Covid-19 bisa dikendalikan dan perekonomian Indonesia juga dapat diselamatkan.

“Tentu jika kebijakan yang akan diambil harus tegas, maksudnya jangan ada lagi orang bikin pesta Sabtu-Minggu. Jangan lagi ada orang pergi wisata, jangan ada lagi orang berkerumunan. Karena kerumunan dan keramaian itulah satu yang menyebabkan penularan virus yang tidak bisa diatasi,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY