Bappenas: Pemerintah Janji Perkuat Kewirausahaan Muda di Tengah Pandemi

0
718
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.

Jakarta, Nawacita – Keterlibatan kaum muda dalam membantu pemulihan Indonesia melalui ekonomi hijau pascapandemi Covid-19 sangatlah penting. Namun untuk bisa membentuk dan memperkuat kewirausahaan muda ini tidaklah mudah.

Diperlukan dukungan pemerintah untuk bisa meningkatkan keterlibatan kaum muda. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menegaskan sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan dukungan bagi kaum muda yang ingin membantu memajukan negara.

“Saat ini kami mulai mempercepat pembangunan negara dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Penting bagi kami untuk memberikan dukungan dan sumber daya yang memadai bagi wirausahawan muda untuk mengembangkan gagasan mereka menuju pertumbuhan yang lebih berkelanjutan,” kata Suharso dalam Dialog Nasional Ketiga tentang Kewirausahaan Muda, Jumat (21/5/2021).

“Bekerja sama, kita bisa meningkatkan kemampuan mereka yang akan membantu memajukan negara,” tambah Suharso.

Diskusi bertajuk “Keberlanjutan Ekosistem Pengusaha Muda selama Covid-19” ini dibagi menjadi lima pilar, masing-masing menyoroti tantangan kritis.

Ini termasuk Talent, yang melihat ketidaksetaraan dalam pengembangan bakat; Culture, yang bertujuan untuk menghubungkan nilai-nilai budaya dengan pemuda wirausaha di pedesaan; Kepadatan, yang menonjolkan ketimpangan ruang fisik dan akses internet; Capital, yang membahas tentang gap antara capital inflow dan young entrepreneur, serta implementasi regulatory untuk peningkatan kualitas produksi oleh pengusaha muda.

Sebelum diskusi, UNDP Indonesia bersama Citi Foundation dan Islamic Development Bank telah meluncurkan laporan tentang Youth Entrepreneurship Ecosystem pada tahun 2021. Hasil penelitian yang dikembangkan oleh SMERU dan TLE ini menunjukkan tren positif di kalangan wirausaha muda. Namun, ketimpangan dalam akses ke pelatihan dan pengetahuan telah menghambat pertumbuhan ekosistem kewirausahaan pemuda.

erwakilan UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura menggemakan pandangan Bapak Batara, mengatakan pemuda memegang kunci untuk transisi Indonesia menuju ekonomi hijau.

“Keberhasilan pemulihan Indonesia pasca Covid-19 bertumpu pada dua bahan utama: lanskap negara tentang ekonomi hijau dan kesiapan populasi mudanya. Karena kita diingatkan oleh pandemi untuk mengubah ekonomi kita ke jalur hijau tanpa limbah, populasi pemuda dapat mendorong perubahan sosial dengan kewirausahaan hijau,” kata Mr. Norimasa Shimomura, Perwakilan UNDP Indonesia.

sumber : berita satu

LEAVE A REPLY