Dampak Pendidikan Karakter di Masa Pandemi Covid-19 di Kota Langsa

0
200

Aceh, Nawacita – Keberhasilan dalam proses pendidikan tidak terlepas dari bagaimana proses perencanaan, implementasi serta kebijakan penunjang yang dilakukan secara berkesinambungan. Sesuai UU No.20 tahun 2003 dijelaskan bahwa Pendidikan adalah usaha dasar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang di perlukan dirinya. Oleh karena itu proses keberhasilan dalam pembelajaran ditentukan oleh fator guru, sarana prasarana, lingkungan dan sudah tentu peserta didik itu sendiri.

Tujuan dari sebuah pendidikan ialah bagaimana cara agar dapat membentuk generasi yang seutuhnya dengan artian memiliki kecerdasan, intelektual, sikap yang baik dan dengan keterampilan yang di perlukan dalam menjalankan kehidupan dimasyarakat. Hal inilah yang menjadi tugas guru dalam melaksanakan proses pembelajaran sebagai bagian dari proses pendidika untuk dapat menghasilkan pembelajaran yang outputnya adalah keseimbangan capaian kognitif dan efektif.

Namun pada masa Covid-19 ini pemerintah mengeluarkan kebijakan tentang bagaimana pelaksanaan pembelajaran daring dan luring. Dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan dalam jaringan untuk proses pemeblajaran yang akan dilakukan. Pembelajaran daring yang dilakukan sebagai langkah tepat untuk dapat mencegah dan menekan penularan virus Covid-19 pun para peserta didik tidak akan ketinggalan dalam pembelajaran sebagaimana yang telah direncanakan dalam kurikulum selama satu tahun pembelajaran. Walaupun pemerintah sudah mengelurkan kebijakan New Normal yang tujuanya adalah menghidupkan kembali sektor perekonomian yang yang sudah kurang lebih setahun lumpuh akibat wabah Covid-19.

Akan tetapi di sektor pendidikan khususnya pembelajaran disekolah belum sepenuhnya kembali dibuka. Seperti halnya di Kota Langsa dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah masih ada penerpan sistem daring dan ada juga yang tetap melaksanakan pembelajaran di sekoah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sepertihalnya memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Hal yang menyebabkan beberapa sekolah masing menerapkan sistem daring dengan tujuan untuk pelajar yang masih labil yang senang akan berkumpul dengan teman-temanya sehingga ditakutkan mudah tersebarnya virus Covid-19 ini.

Oleh karena itu masih banyak penerapan sistem daring dalam proses kegiatan belajar mengajar. Hal ini sudah menjadi tantangan tersendiri bagi guru yang mengajar untuk bagaimana dalam rangka pencapaian hasil belajar terutama dalam usaha pendidikan karakter anak. Pendidikan karakter merupakan penciptaan lingkungan sekolah yang membantu siswa dalam perkembangan etika, tanggung jawab melalui model dan pengajaran karakter yang baik dalam nilai-nilai universal.

Dengan pembelajaran yang dilakukan diluar lingkungan sekolah dalam hal ini menggunakan pembelajaran daring yang sifatnya jarak jauh, memberikan tugas dan tanggung jawab ekstra bagi guru untuk mampu menciptakan lingkungan pembelajaran dalam upaya menciptakan karakter peserta didik tersebut. Dengan memberikan tanggung jawab yang penuh tergadap peserta didik diharapak mampu membuat karakter yang lebih baik kepada para peserta didik dalam tangung jawab menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.

Dengan metode evaluasi dari pendidikan karakter yang salah satunya adalah dengan observasi langsung oleh guru, yang mengamati sikap atau perubahan sikap baru yang muncul pada karakter peserta didik. Belum lagi kendala yang dihadapi guru dalam penerapan pembelajaran daring misalnya menguasai teknologi, kendala jaringan internet dan inovasi pengintegrasian pendidikan karakter pada pembelajaran daring yang seolah baru booming ketika pandemi Covid-19 terjadi.

Pendidikan karakter memiliki tiga fungsi utama. Pertama fungsi pembentukan dan pengembangan potesi. Kedua, fungsi perbaikan dan pengutan dan ketiga fungsi penyaringan.

LEAVE A REPLY