Pemprov Jatim Bantah Gubernur Khofifah Pakai Jasa Buzzer

0
247
Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

Surabaya, Nawacita – Heru Tjahjono terusik. Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim itu membantah bahwa Pemprov Jatim tidak memiliki dan mempekerjakan buzzer atau pendengung di media sosial.

Hal tersebut disampaikan Heru menanggapi tudingan netizen yang menyebut Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa membayar buzzer untuk menaikkan citranya sehingga beberapa kali menjadi trending topic di Twitter.

“Sekali lagi saya ingin tegaskan, bahwa Grahadi tidak pernah memanipulasi percakapan di platform media sosial manapun. Kami juga tidak pernah menganggarkan untuk menggerakkan buzzer,” ungkap Heru di Gedung Negara Grahadi, Minggu (4/4/2021).

Menurut Heru, Khofifah bahkan mengaku kaget saat diberitahu menjadi trending topic di Twitter. Terlebih percakapan yang menjadi trending berpola dan seperti mengikuti satu instruksi.

Khofifah, lanjut Heru, juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menginstruksikan siapapun untuk memanipulasi percakapan di media sosial.

“Jadi isinya petikan-petikan isi berita dan statemen, namun tidak jelas apa yang dimaksud. Inilah yang mengakibatkan netizen menuding Grahadi menggerakkan buzzer. Padahal kami sendiri tidak tahu siapa dirigennya,” kata Heru.

“Kami tidak ingin berspekulasi siapa pelakunya. Mungkin orang iseng yang ingin menjatuhkan kredibilitas Gubernur Khofifah. Tapi yang pasti, kami tidak pernah mempekerjakan buzzer untuk pencitraan Gubernur Khofifah,” tambahnya.

Sekadar tahu, kata-kata “Gubernur Khofifah” hari ini sempat beberapa kali menjadi trending topic. Sampai-sampai netizen menyasar akun Instagram Khofifah, @khofifah.ip untuk menanyakan soal jasa buzzer.

“Pagi buk, apa bener panjennegan pakai jasa buzzerrp? Bukan apa2 buk bukan malah seneng malah malu buk ngeliat repnya sekelas gubernur pake buzzer,” tulis aku @zenaz_92 di kolom komentar salah satu postingan Khofifah.

Ss

 

LEAVE A REPLY