Singgung Ideologis, Hinca Tantang Moeldoko Nyanyi Mars Demokrat

0
379
Hinca Panjaitan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat

Jakarta, Nawacita – Menanggapi pernyataan KSP Moeldoko tentang adanya pertempuran ideologis dan pergeseran demokrasi di tubuh Partai Demokrat, Hinca Panjaitan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat menegaskan jika pernyataan tersebut tidak benar.

“Kami tidak melihat itu, yang dituduhkan Pak Moeldoko sama sekali salah dan tidak benar. Justru partai ini partai tengah yang kami menyebutnya nasionalis religius. Pak Moeldoko silakan baca AD/ART kami, di situ jelas kenapa partai ini didirikan, partai tengah, partai yang mengusung nasionalis religius. Di kami tidak soal ideologi ini itu, tidak ada hal-hal yang dituduhkan itu,” kata Hinca di Gedung DPR, Senin (29/3/2021).

Hinca menilai Moeldoko tidak paham tentang Demokrat, ia pun menantang Moeldoko untuk menyanyikan mars partai tersebut. Sebab di dalam mars terkandung makna dari semangat serta tujuan Partai Demokrat.

“Bahkan kalau Pak Moeldoko paham betul, coba lah Pak Moel nyanyikan mars Partai Demokrat. Di situ lah ikhtiar, di situ lah doa, di situ lah semangat, di situ lah tujuan. Karena itu kalau ada yang bilang seperti itu apalagi pak Moeldoko, anda tidak tahu partai ini. Anda tidak mengerti partai ini. Kami yang mengerti,” tandas Hinca.

Sebelumnya, KSP Moelodoko mengunggah sebuah video di akun instagram pribadinya @dr_moeldoko mengungkap terjadi permasalahan dalam tubuh Partai Demokrat. Ia mengatakan terjadi kekisruhan dan bergesernya arah demokrasi.

“Saya orang yang didaulat untuk memimpin Demokrat. Kekisruhan sudah terjadi, arah demokrasi sudah bergeser di dalam tubuh Demokrat,” ujar Moeldoko, melalui Instagram resminya, Minggu (28/3/2021).

“Terjadi pertarungan ideologis yang kuat menjelang 2024. Pertarungan ini terstruktur dan gampang dikenali, ini menjadi ancaman bagi cita-cita menuju Indonesia Emas 2045,” sambungnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY