Erick akan Ubah Sarinah 100 Persen Produk Lokal

0
272

Jakarta, Nawacita – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar produk-produk Indonesia ditempatkan di lokasi strategi di pusat perbelanjaan. Hal tersebut seiring dengan seruan cintai produk dalam negeri dibandingkan produk asing.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merespons, pihaknya akan mengubah pusat perbelanjaan Sarinah sepenuhnya diisi dengan produk lokal. Sebab, menurutnya bisnis ritel seperti matahari terbit yang dapat menggenjot perekonomian. Sehingga dibutuhkan pasar yang kuat.

“Sarinah kita ubah 100 persen local brand, tapi kita tahu binis ritel ini sunset, kalau kita tidak punya akses pasar yang kuat juga berat,” ujarnya secara virtual, Jumat (5/3).

Erick juga mendukung arahan Presiden agar gerakan cinta produk Indonesia itu harus terus digalakkan. “Bapak Presiden sudah announce bagaimana gerakan benci tapi rindu produk internasional, tapi cinta produk Indonesia. Produk internasional benci tapi rindu,” ucapnya.

Selain mendorong produk dalam negeri lewat PT Sarinah (Persero), Erick Thohir juga berencana membuka akses pasar produk dalam negeri ke internasional. “Karena itu sejak awal kita bilang Sarinah selain kita punya local brand yang dikurator tapi juga dibantu pembiayaannya tapi akses pasarnya mulai coba dibuka,” katanya.

Erick mengungkapkan, nantinya, di gedung Sarinah akan ada trading house yang memudahkan jika ada pembelian dalam jumlah besar. “Makanya nanti di Gedung Sarinah itu ada trading house di atas langsung. Jadi orang lihat barang di bawah ada batik bagus 10 biji, orang Jepang mau beli gimana buat jadi licensor beli 2 kontainer langsung transaksi di atas dan ini semua digital,” paparnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, Sarinah juga bekerja sama dengan Dufry perusahaan asal Swiss. Nantinya, produk-produk dalam negeri akan dipasarkan di outlet Dufry, di berbagai negara.

“Kerja samanya, oke kamu buka outlet di Sarinah, karena memang turis butuh duty free shop seperti kalau ke Bali ada Plaza Bali. Tetap karena kamu berpartner sama kita, kita minta akses 10 produk Indonesia harus dipasarkan di Dufry, di seluruh outlet internasionalnya, apakah kopi, teh, coklat sesuai dengan standar internasional karena kan kita saingan juga dengan merek internasional di outletnya,” pungkasnya.

JP

 

LEAVE A REPLY