Banyuwangi Menggelar Gathering Bareng Insan Media

0
430

Jatim | Nawacita Jawa Pos Radar Genteng-Institut Agama Islam (IAI) Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi menggelar gathering bersama insan media Banyuwangi, kemarin (25/2). Kegiatan itu digelar di wisata Langgar Art, Kelurahan Tukang Kayu, Kecamatan Banyuwangi.

Acara yang mematuhi protokol kesahatan secara ketat itu, hadir Rektor IAI Darussalam Blokagung, H Ahmad Munib Syafa’at, Lc., M.E.I, pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Dr. H. Abdul Kholiq Syafa’at, M.A, dan para pimpinan di kampus yang berlokasi di Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung. Dari kalangan insan media, hadir ketua Persatuan Waratawan Indonesia (PWI) Banyuwangi, Syaifudin Mahmud, dan para wartawan dari media cetak, online, dan elektronik.

Dalam gathering itu, juga ada penandatangan kerjasama antara IAIDA Blokagung dengan PWI Banyuwangi yang dilakukan dihadapan civitas akademika IAIDA Blokagung dan awak media Banyuwangi. “Semoga dengan MoU ini sama-sama saling menguntungkan,” cetus Rektor IAIDA Blokagung, H Ahmad Munib Syafa’at, Lc., M.E.I.

Kerjasama yang dilakukan dengan kalangan media ini, terang Gus Munib, sapaan akrab H. Ahmad Munib Syafa’at, sangat penting sekali. Sebab, wartawan mempunyai peran yang sangat strategis dalam perubahan sosial. Wartawan dan media, juga memiliki pengaruh yang sangat besar pada masyarakat. “Maka IAIDA harus bermitra dengan kalangan wartawan,” katanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Dr. H. Abdul Kholiq Syafa’at, M.A, dihadapan para wartawan mengatakan Pondok Pesantren Darussalam Blokagung bukan hanya berbasis diniyah. Tapi, juga banyak mengelola unit pendidikan formal, salah satunya IADA Blokagung. “Pondok Pesantren Darussalam Blokagung itu terbuka pada siapa saja,” ujarnya.

IAI Darussalam Blokagung itu, terang dia, memiliki tiga fakultas, dan delapan program studi (prodi). Ketiga fakultas itu, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, dan Fakultas Ekonomi Perbankkan Syariah. “Pesantren Darusalam juga memiliki Akademi Komunitas Darussalam dengan jurusan kesehatan kulit rambut, administrasi jaringan komputer, dan produksi tekstil,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua PWI Banyuwangi, Syaifudin Mahmud menyambut baik gathering yang dilakukan IAI Darussalam Blokagung dengan kalangan wartawan ini. “Saya mendukung ada kerjasama ini, bagi PWI MoU ini yang pertama dengan perguruan tinggi,” terangnya.

Pria yang biasa disapa aif itu berharap, kerjasama tidak hanya berhenti di sini saja, kedepan bisa sinergis dan saling menguntungkan. “Kerjasama seperti ini sangat bagus,” ungkapnya.

Dalam gathering itu juga diadakan dialog terbuka antara insan media dengan civitas akademika IAI Darussalam Blokagung yang dipandu Wakil Rektor III Abdi Fauzi Hadiono. “Wartawan itu sering kesulitas mencari sumber berita dari kalangan ahli atau pengamat, dan ini bisa cukupi oleh IAI Darussalam,” kata Sandi Sumarsono dari RRI.

Menanggapi pertanyaan itu, Gus Munib menyampaikan para dosen di IAI Darussalam itu sudah banyak yang bergelar doktor. Dan mereka itu, cukup mumpuni dalam bidangnya. “Insya Allah, saya tidak lama lagi akan doktor, tapi saya ini juga politisi, kadang ada yang nyebut dukun juga, jadi agak repot kalau disebut pengamat,” cetus anggota FPKB DPRD Banyuwangi sambil tertawa

Jp

LEAVE A REPLY