Data Perekonomian Membaik, Jokowi Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Pulih

0
131

Jakarta | Nawacita – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memaparkan sejumlah sinyal yang menunjukkan perekonomian tanah air sudah mulai pulih dari serangan virus Covid-19. Seperti diketahui, Covid-19 telah menyerang seluruh persendian tatanan kehidupan bukan hanya sektor kesehatan, tetapi juga berdampak ke permasalahan sosial dan perekonomian.

Jokowi menyebut, sinyal pertama terlihat dari Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur yang pada Desember 2020 berada di level 51,3. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan industri mulai ekspansi.

“Kita tahu di Desember 2020 kemarin mencapai angka pada posisi yang kembali normal seperti sebelum Covid yaitu angka 51,3,” ujarnya secara virtual, Rabu (27/1).

Kemudian, lanjutnya, Indeks Kepercayaan Konsumen pada Desember 2020 yang angkanya sebesar 96,5. Angka tersebut pun meningkat dari November 2020 di angka 92.

Baca : Jokowi: Industri Mobil Listrik Skala Besar Segera Beroperasi

Selain itu, dari sisi ekspor juga telah menunjukkan perbaikan. Sumbangan ekspor komoditas seperti ekspor nikel dan tembaga pun juga meningkat sangat signifikan. Hal itu merupakan komoditas potensial untuk pengembangan industri lithium baterai.

Terakhir, Jokowi pasar saham tanah air pun ikut bergairah. Sentimen positif yang mewarnai pasar keuangan, baik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi bukti angin segar dan rasa optimisme di kalangan para invesor.

Baca : Wagub Emil : Melalui TPS, Ekspor Impor di Jatim Berkibar 12% di Tahun 2021

“IHSG yang sudah berada di level di atas 6.000 lagi dan nilai tukar rupiah yang stabil di kisaran kurang lebih Rp 14 ribuan,” ucapnya.

Jokowi menambahkan, apalagi program-program pemulihan ekonomi yang telah memberikan berbagai hasil positif di tahun 2020 akan terus dilanjutkan.

“Perekonomian yang saat ini menunjukkan sedikit perbaikan akan terus kita jaga,” pungkasnya.

JP

LEAVE A REPLY