Titik Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan

0
197
Gabungan Tim SAR, TNI AL dan Polri bekerja keras untuk mencari seluruh berkaitan Jatuhnya Pesawat di perairan Pulau Seribu.

Nawacita | Jakarta – Tim gabungan berhasil menemukan titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi kerja bersama itu.

“Pencarian adalah satu kegiatan yang tidak mudah. Tetapi rekan-rekan dari Basarnas, TNI, Polri, dan stakeholder lainnya bahu-membahu melakukan kegiatan ini dengan baik, sehingga kami bisa temukan lokasinya hari ini,” jelas Menhub Budi saat melakukan Press Conference di Posko Tim SAR di JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dikutip melalui laman detikcom, Minggu (10/1/2021).

Minggu pagi tadi, Menhub Budi bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menuju ke titik lokasi jatuhnya pesawat dengan menggunakan Kapal KRI John Lie 358. Menhub menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada selutuh personel yang bekerja.

Sementara itu, Panglima TNI mengatakan seluruh jajaran TNI mendukung Basarnas dalam proses evakuasi itu. Ia menyebut pihaknya akan terus berupaya menemukan seluruh korban, bagian pesawat, dan juga keberadaan kotak hitam (black box) pesawat.

Panglima TNI meyakini sinyal yang ditangkap oleh KRI Rigel diduga kuat merupakan sinyal dari kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182. TNI bersama Tim Gabungan juga juga menyiapkan rencana pengangkatan potongan besar pesawat dengan menggunakan kapal yang memiliki alat crane untuk mengangkat ke permukaan.

Kepala Basarnas Bagus Puruhito memaparkan Tim SAR Gabungan telah menemukan sejumlah serpihan pesawat, dan bagian tubuh korban, yang selanjutnya akan dikumpulkan dan diserahkan kepada Tim DVI Polri dan KNKT untuk dilakukan investigasi lebih lanjut. Tim SAR Gabungan juga terus mengumpulkan potongan pesawat dan lainnya hingga proses pencarian dinyatakan selesai.

Sementara itu, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyebut tim dari KNKT yang menggunakan Kapal Baruna Jaya IV telah merapat ke kapal KRI Rigel di lokasi melakukan pencarian kotak hitam pesawat, dengan mengunakan unit ping locater finder. KNKT menyiapkan 3 (tiga) unit Ping Locater Finder dan alat pendeteksi objek di bawah laut yang ada pada Kapal Baruna Jaya IV miliki Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Menhub Jamin Pemenuhan Hak Korban

Pada kesempatan yang sama Menhub menjamin pemenuhan hak korban. Dia juga mengatakan bahwa tim terus melakukan identifikasi terhadap manivestasi penumpang.

“Saya menugaskan kepada Jasa Raharja, Dirjen Perhubungan Udara, dan Sriwijaya Air untuk mengambil langkah lanjut dengan menginventarisasi keluarga korban untuk memberikan apa yang menjadi hak dari korban dan keluarga korban,” kata Menhub Budi di Dermaga JICT Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1) sore.

Budi menyebut pihak terkait telah menemui keluarga korban. Dia mengatakan Sriwijaya Air sedang menyediakan tempat penginapan bagi keluarga korban.

“InsyaAllah hari ini sudah dilakukan pertemuan, besok kita akan lakukan pertemuan lagi dan menurut laporan Jasa Raharja sudah mengidentifikasi dan juga Sriwijaya sudah turut serta dalam proses itu dan sudah menyediakan tempat penginapan bagi keluarga korban yang tinggal di luar kota,” jelas Budi. detik

LEAVE A REPLY