Bio Farma Optimis Vaksin Sinovac Mampu Lumpuhkan Covid-19

0
197
Vaksin Covid-19 Sinovac.
Vaksin Covid-19 Sinovac.

JAKARTA, Nawacita – PT Bio Farma (Persero) memastikan vaksin Sinovac yang digunakan dalam program vaksinasi di sejumlah daerah merupakan vaksin jenis in activated virus atau virus yang dimatikan. In activated virus merupakan cara umum yang biasa digunakan dalam pembuatan vaksin.

Sementara itu, satu dus atau kemasan vaksin terdapat 40 vial atau dosis. Sekretaris Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan, vaksin akan diambil menggunakan jarum suntik pada saat proses vaksinasi dilakukan.

“Nanti yang 3 juta (vaksin) yang sudah datang menggunakan vial. Satu vial isinya satu dosis kalau itu dalam series. Kalau ini (yang akan disuntikan) dalam vial, nanti akan diambil pakai jarum suntik dan akan disuntikan. Satu dus isinya ada sekitar 40 vial atau dosis,” ujar Bambang saat dihubungi, Jakarta, Senin (4/1/2021).

Kandungan vaksin Covid-19 dari Sinovac lainnya adalah aluminium hidroksida sebagai adjuvant untuk meningkatkan kemampuan vaksin, kemudian larutan fosfat sebagai penstabil dan larutan garam atau natrium klorida (NaCL) sebagai isotonis.
Baca Juga: Vaksin Sinovac Disimpan di Bio Farma Bandung

“NaCL sebagai isotonis untuk memberikan kenyamanan dalam penyuntikan, larutan garam tentu memenuhi standar pharmaceutical. Vaksin ini diproduksi tidak menggunakan pengawet. Dan tidak mengandung bahan lain kayak boraks formalin dan merkuri. Ini sudah diuji di bawah pengawasan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan),” katanya.

Vaksin Sinovac sendiri mulai didistribusikan ke 34 Provinsi di Indonesia sejak Minggu (3/1/2021) kemarin. Adapun pendistribusian melalui jalur darat dan udara. Dalam proses pendistribusian dipastikan aman. Vaksin diamankan dengan envirotainer. Di mana, envirotainer memiliki cool room dengan suhu 2-8 derajat celcius.
Baca Juga: Inilah Jenis Vaksin Covid-19 yang Disetujui Kemenkes

“Semua rantai dingin di 2 derajat celcius sampai 8 derajat celcius, insya Allah kita sudah siap, sehingga vaksin nanti yang akan digunakan di masyarakat benar-benar terjamin mutu dan kualitasnya dapat dijaga rantai dingin pendistribusiannya sampai dengan di Puskesmas atau bila perlu nanti di posyandu,” ujar dia.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan distribusi vaksin Covid-19 akan dikawal secara khusus agar tidak mengalami hambatan di jalan.

“Rencananya akan didistribusikan melalui jalur darat dan udara. Namun dari Biofarma ke bandara menggunakan jalur darat. Makanya kami harus memastikan jalur darat seperti jalan tol harus bebas hambatan agar proses distribusinya berjalan lancar. Apalagi sekarang masih masuk arus balik liburan jadi kami kawal secara khusus,” kata Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi.

sdnws.

LEAVE A REPLY