KAMI Minta Jokowi Bentuk TPF 6 Anggota FPI Tewas Ditembak

0
200
Rochmat Wahab, Gatot Nurmantyo, dan Din Syamsuddin.
Rochmat Wahab, Gatot Nurmantyo, dan Din Syamsuddin.

JAKARTA, Nawacita – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) memprotes keras peristiwa tembak mati enam anggota Front Pembela Islam (FPI) yang merupakan anggota laskar khusus pengawal Habib Rizieq Shihab oleh polisi.

“KAMI memprotes keras atas tewasnya enam anggota FPI pengawal Habib Rizieq Shihab di Jalan Tol Cikampek. Tindakan tersebut adalah teror brutal dan perbuatan kejam,” demikian bunyi pernyataan resmi KAMI yang ditandatangani Gatot Nurmantyo, Din Syamsuddin dan Rochmat Wahab, Selasa (8/12/2020).

Menurut KAMI, tindakan penembakan yang menewaskan enam orang pengawal Habib Rizieq hanya hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak Pancasilais, yakni tidak berketuhanan Yang Maha Esa dan berperikemanusiaan yang adil dan beradab.

Baca Juga: Bentrok Pendukung Habib Rizieq dan Polisi, 6 Orang Tewas

“KAMI mendesak Presiden Joko Widodo membentuk Tim Independen Pencari Fakta untuk mengusut peristiwa tersebut secara obyektif, imparsial, dan transparan, guna menyingkap pelaku dan pemberi perintah yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa,” tegas Presidium KAMI.

Baca Juga: Jasa Marga Berdalih soal Rusaknya CCTV di Lokasi Penembakan 6 Laskar FPI

KAMI juga mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun Pimpinan Polri, yang patut diduga terlibat atau tidak mencegah tindakan pelanggaran hukum dan HAM berat itu. “KAMI menyerukan Rakyat Pancasilais sejati untuk bersatu padu menghentikan Indonesia meluncur menjadi negara kekerasan dan anti demokrasi,” tutup Presidium KAMI.

sdnws.

LEAVE A REPLY