Gubernur Khofifah Ajak Anggota KORPRI Buat Terobosan dan Inovasi

0
71
Anggota Korpri Pemprov Jatim saat mengikuti upacara Virtual dengan Gubernur Jatim Hj Khofifah Indar Parawansa, di Grahadi Surabaya, Sabtu (29/11/2020).

 

SURABAYA, nawacita – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
mengajak seluruh anggota Korps Pegawai Negeri (Korpri) sigap dan tanggap dalam
merespon perubahan global akibat Pandemi Covid-19.

Anggota Korpri, kata dia, harus terus bergerak mencari terobosan dan melakukan
inovasi sehingga seluruh pekerjaan dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien dan
berorientasi hasil. Pesan ini disampaikan Khofifah dalam menyambut peringatan HUT
KORPRI ke-49 hari ini , Minggu (29/11).

“Dalam suasana pandemi ini, anggota Korpri tidak boleh lengah. Inovasi adalah ruhnya
birokrasi. Anggota KORPRI harus menjadi motor penggerak birokrasi yang inovatif,”
ungkap Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut Khofifah juga mengapresiasi kerja seluruh ASN Jawa
Timur yang dinilainya sudah cukup baik dan inovatif dalam memberikan pelayanan
kepada masyarakat. Salah satu indikatornya adalah sejumlah penghargaan yang
berhasil diboyong Pemprov Jatim dalam hal pelayanan publik.

Misalnya, lanjut Khofifah, Penghargaan TOP 15 Pengelolaan Pengaduan Pelayanan
Publik Tahun 2020 Kategori Pengelolaan Aspek dengan Keberlanjutan Inisiatif Terbaik.
Selain itu Penghargaan TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 untuk Klinik
BUMDesa yang diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi dan Ketua Ombudsman RI dan masih banyak lagi.

“Penghargaan ini harus menjadi pelecut dan motivasi untuk terus berinovasi dan
memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” imbuhnya.

Khofifah menyebut bahwa saat ini pelayanan publik di Jatim sudah sangat smart,
profesional dan mudah diakses oleh masyarakat. Contohnya, pembuatan Kartu
Keluarga, e KTP, Pembuatan Akte Kelahiran, Pembayaran pajak kendaraan, SIM serta
adminstrasi lainnya yang saat ini bisa didapatkan tanpa harus bertatap muka di kantor
pelayanan publik melainkan bisa melalui anjungan dukcapil mandiri.

Masyarakat, kata Khofifah, cukup mengirim kelengkapan data secara online atau
melalui smartphone melalui aplikasi, dan dapat diambil hasilnya ketika sudah selesai
proses atau langsung diantar kerumah tanpa harus menuju ke kantor pelayanan.
Beberapa daerah dan sektor sudah melaksanakan konversi digital seperti ini juga.

“Lompatan inovasi ini menyaratkan bahwa seluruh anggota KORPRI harus fasih dalam
menggunakan peralatan pelayanan secara digital, harus mahir mengoperasikan sistem
dan berbagai aplikasi layanan berbasis internet. Poinnya, dengan teknologi yang
semakin canggih, cara bekerja juga harus berubah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan di usia ke-49 anggota KORPRI harus menjadi agen
perubahan dalam masyarakat, menjadi perekat nilai-nilai patriotisme dan kecintaan
terhadap NKRI. Hal tersebut harus menjadi jati diri anggota KORPRI yang tak boleh
lekang oleh waktu. bdo

LEAVE A REPLY