Remaja 19 Tahun Rencanakan Pembunuhan Joe Biden, Bawa Senjata dan Peledak

0
66
Alexander Hillel Treisman dan Joe Biden.
Alexander Hillel Treisman dan Joe Biden.

WASHINGTON, Nawacita – Sebuah dokumen pengadilan yang baru dirilis memperlihatkan seorang pria ditangkap di Kannapolis, Carolina Utara, karena memiliki senjata api dan bahan peledak. Dia dilaporkan telah meneliti bagaimana membunuh calon presiden Amerika Serikat (AS) asal Partai Demokrat, Joe Biden.

Sebuah van milik Alexander Hillel Treisman (19) ditemukan di sebuah bank Kannapolis penuh dengan senjata, buku tentang membuat bom, bahan peledak, berbagai SIM, dan uang tunai ratusan ribu dolar.

Van itu ditinggalkan dan ditarik atas permintaan bank, dan kemudian digeledah oleh petugas polisi. Polisi juga mengatakan mereka menemukan pornografi anak di komputer Hillel, serta chat room tempat dia dilaporkan berbicara kepada orang lain tentang rencana untuk membunuh Biden.

Baca Juga: Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Joe Biden Makin Nyata

Investigasi yang diluncurkan setelah penangkapan pada bulan Mei itu juga mengarah pada temuan polisi bahwa Treisman telah meneliti alamat rumah Biden dan bahkan melakukan perjalanan ke restoran yang berjarak beberapa mil dari rumah mantan wakil presiden AS itu dan memiliki daftar periksa yang diakhiri dengan kata “mengeksekusi” seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (23/10/2020).

Treisman saat ini ditahan dan menghadapi tuduhan pornografi anak sementara kasus yang lebih besar terkait Biden sedang dibangun oleh pihak berwenang.

Baca Juga: Avengers Dukung Joe Biden Menangkan Pilpres AS

Joe Biden sendiri saat ini tengah bersiap untuk menghadapi debat calon presiden (capres) pamungkas menghadapi Presiden Donald Trump. Debat tersebut akan digelar di Nashville pada Jumat pagi, dua minggu jelang hari pencoblosan yang akan digelar pada 3 November mendatang.

Dalam debat ini, kedua capres AS itu akan membahas tentang melawan Covid-19, keluarga Amerika, perubahan iklim, keamanan nasional, kepemimpinan. Debat ini akan dipandu oleh koresponden NBC Kristen Welker.

sdnws.

LEAVE A REPLY