Mahasiswa Kesehatan USCND Siap Menjadi Relawan Medis di RSUD Langsa

0
99

Nawacita.co – Langsa, Terpaparnya 11 tenaga kesehatan RSUD Langsa yang telah terkonfirmasi positif Covid 19, dan 350 orang tenaga kesehatan juga kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi,Direktur RSUD Langsa, Fardhiyani, kepada wartawan Rabu (16/09/2020) mengatakan bahwa pihak rumah sakit akan menutup sementara IGD di RSUD kota langsa dari tanggal 16 hingga 26 september.

Menanggapi hal itu, Muhammad Kamalu Razzaq selaku Presiden mahasiswa Universitas Sains Cut Nyak Dhien Langsa, menyatakan sangat prihatin atas kejadian tersebut.Menurutnya dengan terpapar nya para petugas medis hingga terjadi penutupan IGD itu merupakan masalah besar di RSUD Langsa.

Seperti yang sudah di sampaikan oleh Direktur RSUD Langsa saat ini,RSUD Langsa mengalami kekurangan tenaga medis dan staf lain nya sehingga IGD RSUD Langsa harus di tutup sementara.

” Kami sangat prihatin atas penutupan IGD, apalagi ini terjadi di saat wabah Covid -19 di kota langsa sudah sangat mengkhawatirkan dalam proses penyebaran nya,hari ini apa bila rumah sakit membutuhkan dan mengizinkan, kami selaku mahasiswa Ilmu  kesehatan dari USCND Langsa siap membantu dan siap menjadi Relawan untuk memenuhi kekurangan SDM atau Tenaga medis dalam penanganan covid.” Ujar Presiden mahasiswa yang kerap di sapa Kemal ini.

” Dan hari ini kami juga sangat mendukung kebijakan pemerintah kota Langsa yang terus menggencarkan masyarkatnya untuk terus menjaga kebersihan dan memakai masker agar terputus dari mata rantai penyebaran Covid-19. disisi lain kami juga meminta agar kebijakan pemerintahan kota Langsa yang mengharuskan pelanggar yang tidak memakai masker harus membayar denda dengan sejumlah uang harus di revisi, mengingat ekomomi di tengah-tengah covid sedang tidak baik. ” tandasnya.

” Maka dengan persoalan ini, kami dari pemerintahan mahasiswa USCND kota langsa ingin menyurati pihak PEMKO dan RSUD kota langsa agar bisa dilakukan pembahasan yang lebih intens terkait keinginan kami di tengah musibah ini menawarkan diri sebagai relawan yang akan membantu pihak pemko dan dinas terkait untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid -19 dengan cara mengedukasi masyarakat dan juga bergerak langsung terhadap kebutuhan tenaga medis. ” tutup Muhammad Kamalu Razzaq.

Laporan : Arista Galih

LEAVE A REPLY