Infak di Jalan Allah Akan Diganjar Pahala Berlipat Hingga 700 Kali

0
495
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA, Nawacita Dalam satu hadis Nabi صلى الله عليه وسلم disebutkan keutamaan bersedekah dapat menjauhkan seseorang dari api neraka dan murkanya Allah. Sedekah walau hanya dengan sebiji kurma bisa mengantarkan seseorang memasuki pintu surga.

Dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala juga berfirman: “Kalian tidak akan mendapatkan kebaikan, sampai kalian infakkan apa yang kalian cintai.” (QS Ali Imran Ayat 92). Sedekah yang dimaksud tentu sedekah atau infak di jalan Allah. Niatnya tulus hanya untuk Allah, bukan karena kepentingan lain. Mereka yang berinfak di jalan Allah akan mendapat keutamaan pahala berlipat-lipat. Berikut sabda Nabi صلى الله عليه وسلم:

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ بِنَاقَةٍ مَخْطُومَةٍ فَقَالَ هَذِهِ فِي سَبِيلِ اللَّه،ِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَكَ بِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَبْعُ مِائَةِ نَاقَةٍ كُلُّهَا مَخْطُومَة (رواه مسلم)

Dari Abu Mas’ud Al-Anshari berkata, “Seorang laki-laki datang dengan menuntun seekor untanya yang telah diikat dengan tali kekangnya seraya berkata, “Unta ini saya infakkan di jalan Allah.” Maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: “Pada hari kiamat kelak, kamu akan mendapatkan tujuh ratus unta beserta tali kekangnya. (HR. Muslim, Hadits No 3508)
Baca Juga: Kisah Keajaiban Sedekah, Amalan Pelipat Ganda Rezeki

Mengutip penjelasan Dewan Pengawas Syariah Rumah Zakat, Ustadz Rikza Maulan dari web resminya disebutkan bahwa menginfakkan harta di jalan Allah memiliki keutamaan yang sangat besar, yaitu bahwa setiap “sen” harta yang diinfakkan seseorang di jalan Allah maka akan diganti oleh Allah kelak dengan 700 kali lipatnya.

Hal ini sebagaimana riwayat di atas, yaitu ketika seorang sahabat datang kepada Rasulullah dan menginfakkan unta untuk digunakan dalam rangka perjuangan di jalan Allah, lalu Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda kepadanya bahwa Allah kelak di akhirat akan menggantinya dengan 700 ekor unta, lengkap dengan tali-tali kekangnya.

Riwayat hadis di atas juga menguatkan keutamaan berinfak sedekah sebagaimana yang Allah firmankan dalam Surah Al-Baqarah Ayat 261: “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
Baca Juga: Tips Menghindari Dosa Dusta dan Ghibah

Dalam bersedekah, kata Ustadz Rikza, meskipun terkesan seseorang mengeluarkan harta dan oleh karenanya hartanya menjadi berkurang, akan tetapi sesungguhnya dengan bersedekah harta seseorang tidak akan pernah berkurang, bahkan justru akan semakin berkah dan bertambah. Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda: “Sedekah itu tidak akan pernah mengurangi harta. Dan Tidaklah seseorang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah, melainkan niscaya Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim).

“Sedekah (termasuk di dalamnya zakat, infak) adalah merupakan salah satu pilar utama dalam sistem ekonomi syariah. Apabila zakat infak dan sedekah tumbuh dan berkembang dengan baik, insya Allah ekonomi syariah akan tumbuh dan dengan sendirinya mengalahkan sistem ekonomi ribawi,” kata Ustadz Rikza.

Oleh karenanya, membangun ekonomi syariah tidak bisa lepas dari membangun dan menumbuh kembangkan zakat infak dan sedekah. Allah berfirman: “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.” (QS. Al-Baqarah: 276).

Wallahu Ta’ala A’lam

sdnws.

LEAVE A REPLY