KPK Bakal Gelar Perkara Skandal Djoko Tjandra Bareng Bareskrim-Kejagung

0
143
KPK Bakal Gelar Perkara Skandal Djoko Tjandra Bareng Bareskrim-Kejagung.
KPK Bakal Gelar Perkara Skandal Djoko Tjandra Bareng Bareskrim-Kejagung.

JAKARTA, Nawacita – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melakukan gelar perkara terkait skandal Djoko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra) bareng Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung), besok. Gelar perkara ini merupakan bagian koordinasi dan supervisi yang menjadi kewenangan KPK.

“Sebagai pelaksanaan kewenangan koordinasi dan supervisi sebagaimana ketentuan UU, KPK mengundang pihak Bareskrim Mabes Polri dan Kejaksaan Agung untuk gelar perkara di KPK pada Jumat, 11 September 2020 terkait perkara yang di duga melibatkan tersangka DST (Djoko Soegiarto Tjandra) Dkk,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (10/9/2020).

Rencananya, gelar perkara antara KPK dengan dua lembaga penegak hukum yang menangani kasus Djoko Tjandra tersebut akan digelar dalam waktu yang berbeda. Gelar perkara KPK dengan Bareskrim dijadwalkan pagi pukul 09.00 WIB, sedangkan gelar perkara KPK dengan Kejagung, sekira pukul 13.30 WIB. “Untuk pihak Bareskrim Mabes Polri dimulai jam 09.00, sedangkan pihak Kejaksaan Agung akan dimulai jam 13.30 sampai selesai,” tuturnya.

Baca Juga: KPK Akan Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki

Sekadar informasi, Kejagung dan Bareskrim Polri sedang mengusut skandal Djoko Tjandra yang menyeret sejumlah aparat penegak hukum di internal masing-masing. Kejaksaan Agung telah menetapkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari, pengusaha Andi Irfan Jaya, dan Djoko Tjandra sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dan permintaan fatwa di Mahkamah Agung (MA).

Baca Juga: Polri Segera Periksa Jaksa Pinangki

Tak hanya Kejaksaan Agung, dalam rentetan skandal Djoko Tjandra, Bareskrim Polri sedang mengusut keterlibatan pejabat di internal Korps Bhayangkara.

Bareskrim telah menetapkan mantan Kepala Biro Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim, Brigjen Prasetijo Utomo, mantan Kadiv Hubinter Polri, Irjen Napoleon Bonaparte serta Anita Kolopaking selaku pengacara Joko Tjandra sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait surat jalan dan hapusnya nama Djoko Tjandra dalam daftar red notice Interpol Polri.

oknws.

LEAVE A REPLY