Tempat-tempat Hiburan Akan Dibuka Juli

0
395
Ilustrasi Tempat Hiburan
Ilustrasi Tempat Hiburan

Jakarta, Nawacita – Pemerintah sedang menyiapkan fase normal baru atau new normal untuk masyarakat beraktivitas di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Skema tersebut disiapkan agar ekonomi dan pelaku usaha bisa kembali bangkit di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satria mengatakan ada 5 fase pembukaan sarana dan prasarana dalam sektor usaha. Untuk saat ini telah masuk pada tahap fase ketiga, di mana sektor transportasi, industri kreatif, hingga pasar sudah mulai dibuka.

“Ini kami lakukan sesuai instruksi dari rapat di Kemenko Perekonomian kita bikin 5 fase. Tadinya fase I itu pasca-Lebaran tapi kemudian diusahakan sebelum Lebaran. Saat ini sudah sampai fase III karena tanggalnya sudah lewat. Jadi kita susun berdasarkan tingkat risiko sektornya,” kata Eddy dalam webinar OK OCE Indonesia ‘Adaptasi UMKM dalam Hadapi New Normal’, Jumat (19/6/2020).

Dalam paparannya dijelaskan bahwa fase IV yang mulai berlaku Juli beberapa sektor secara bertahap akan kembali dibuka. Seperti sektor pendidikan offline, hingga pariwisata non alam direncanakan akan dibuka per 6 Juni.

Kebijakan itu menjadi momentum untuk awal pembelajaran secara tatap muka, hingga meningkatnya kebutuhan hiburan dan pariwisata. “Namun tadi saya lihat Sea World sudah mau akan dibuka. Tapi itu yang kita siapkan,” ujarnya.

Eddy mengatakan ada 5 fase pembukaan sarana dan prasarana dalam sektor usaha. Untuk sektor jasa hiburan direncanakan akan dibuka pada 20-27 Juli yakni pada fase 5.

Jasa hiburan tersebut salah satunya adalah sektor event wedding atau wedding organizer (WO). Jika bisnis di sektor tersebut sudah dibuka, maka menggelar resepsi pernikahan sudah diizinkan.

Namun pengaktifan ini dengan catatan harus disesuaikan dengan kondisi terkini di daerah masing-masing. Para pelaku usaha yang sudah diperbolehkan beroperasi diimbau untuk menjaga kebersihan tempat usaha.

“Ini momentum event wedding, meningkatnya kebutuhan hiburan dan pariwisata,” kata Eddy dalam paparannya di webinar OK OCE Indonesia ‘Adaptasi UMKM dalam Hadapi New Normal’, Jumat (19/6/2020).

Seperti diketahui, saat ini pemerintah masih melarang adanya menggelar resepsi pernikahan. Acara pernikahan hanya boleh dihadiri orang secara terbatas dan diminta menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat.

Detik.com

LEAVE A REPLY