PPDB SMA / SMK Jalur Afirmasi masih ada “Biaya Seragam”

3
1940

Surabaya, Nawacita– Politisi PDI Perjuangan Surabaya, Achmad Hidayat tindaklanjuti aduan beberapa wali murid di salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di wilayah Kecamatan Bulak, Surabaya. Pasalnya dalam laporan yang diterimanya ada beberapa wali murid yang diminta untuk membayar pembelian berupa seragam.

Awalnya, wali murid datang ke sekolah anaknya telah diterima di sekolah yang bersangkutan melalui jalur afirmasi atau mitra warga.

“Saya mendapatkan laporan dari beberapa wali murid. Murid yang bersangkutan sudah diterima di SMA Negeri di wilayah Kecamatan Bulak melalui jalur afirmasi atau warga tidak mampu,” kata Achmad saat dimintai keterangan Senin 22 Juni 2020.

Lanjutnya Achmad menjelaskan bahwa wali murid yang bersangkutan melakukan daftar ulang. Namun diminta membayar uang sebagai pembayaran seragam di koperasi sekolah senilai 590.000 rupiah.

Menurutnya, seharusnya yang diterima melalui jalur afirmasi adalah warga tidak mampu tidak boleh ditarik satu sen pun itu berdasar peraturan daerah nomor 11 tahun 2017 tentang penyelenggaraan pendidikan Provinsi Jawa Timur.

“Di pasal 13 disebutkan bagi peserta didik yang tidak mampu dibebaskan seluruh kewajiban pembayaran yang berkaitan dengan operasional maupun personal sekolah,” jelasnya.

Karena itu, Achmad menuturkan, SMA ataupun SMK tidak membebani peserta didik jalur afirmasi baik itu parikan berupa seragam maupun lain-lain.

Saat ditemui di sekolah, Wakil Kepala Sekolah yang bersangkutan yang berinisial (T) menyampaikan, bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan permasalaan ini besok 22 Juni 2020.

(and)

3 COMMENTS

  1. anak saya jg diterima di.sman 21 sby lewat jalur afirmasi dan saya di srh membeli seragam sekolah (paket) dgn harga 1 juta 950 ribu . bagaimana selusinya .

  2. di sman 21 bagi siswa / i yg ditrima ppdb 2020 lewat jalur afirmasi msh di pungut biaya seragam dan buku ( perpaket) anak saya laki ² di pungut biaya 1 juta 950 ribu. apakah memang dikenakan biaya .

    • Masyarakat Bebas beli baju sendiri. Bisa di Pasar Atom atau pasar lainnya. Begitu kata Bapak Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi kemarin.

LEAVE A REPLY