Polri: 38 Ribu Napi Dapat Asimilasi, Hanya 39 Orang yang Berulah

0
376
Polri: 38 Ribu Napi Dapat Asimilasi, Hanya 39 Orang yang Berulah.
Polri: 38 Ribu Napi Dapat Asimilasi, Hanya 39 Orang yang Berulah.

JAKARTA, Nawacita Pemerintah sudah membebaskan 38.822 narapidana dan anak lewat program asimilasi dan integrasi selama pandemi Covid-19. Polri mengklaim hanya 39 di antara napi yang dibebaskan itu kembali berulah melakukan kejahatan.

“Yang melakukan kembali (kejahatan) ada 39 napi, motif ada yang sakit hati, ada narkoba dan ada ekonomi,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (26/4/2020).

Argo mengakui ada peningkatan angka kejahatan selama diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Seluruh Indonesia kenaikan 337 kasus,” ujarnya. Namun, lanjut dia, tidak semua dilakukan oleh napi yang baru bebas. Dia mencontohkan di Polda Metro Jaya, hanya satu dari sekian kasus yang pelakunya residivis program asimilasi.

Baca Juga: Per 20 April, Ditjen PAS Bebaskan 38.822 Napi Gegara Corona

Argo menilai pemberian asimilasi kepada 38.822 patut diapresiasi. “Dari 38 ribu orang lebih yang diasimilasi harusnya diapresiasi, cuma 39 orang (yang kembali berulah). Bukan yang 39 orang yang ditonjolkan terus,” ucapnya.

Baca Juga: Ribuan Napi yang Dibebaskan Sudah Dibekali Keahlian

Sebelumnya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membebaskan 38.822 napi termasuk anak lewat program asimilasi dan integrasi, sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di lapas maupun rumah tahanan di Indonesia.

oknws.

LEAVE A REPLY