28 Februari Sejarah Dunia: Mesir Merdeka Hingga Perang Teluk 1 Berakhir

0
568

>

1947
Insiden Berdarah 228 di Taiwan, Insiden 28 Februari atau insiden 228 merupakan peristiwa berdarah yang berawal dari pemberontakan anti-pemerintahan di Taiwan. Saat itu Taiwan ditekan oleh Pemerintah Republik China yang dipimpin Kuomintang. Pemberontakan yang dimulai sejak 28 Februari 1947 tersebut menewaskan ribuan warga sipil. Diperkirakan ada sekira 5.000 hingga 28.000 warga Taiwan yang tewas dibantai dalam pemberontakan itu.

Pemberontakan warga Taiwan tersebut dilatarbelakangi Kuomintang dianggap licik dan kerap korup. Pembantaian itu ditandai dengan dimulainya teror putih, di mana puluh ribu orang hilang dan dipenjara. Peristiwa ini merupakan salah satu momentum terciptanya gerakan kemerdekaan Taiwan.

1968
Petinggi militer Amerika Serikat (AS), Jenderal Earl Wheeler, meminta kepada Presiden AS kala itu, Lyndon B. Johnson, untuk mengirim lebih banyak pasukan ke Ibu Kota Vietnam, Saigon. Permintaan tersebut adalah upaya militer AS untuk segera menaklukkan wilayah Saigon. Saigon kini dikenal dengan nama Kota Ho Chi Minh.

1975
Kecelakaan kereta bawah tanah terjadi di Moorgate, London, Inggris, pada 28 Februari 1975 sekira pukul 8.46 waktu setempat. Sebanyak 43 penumpang kereta tewas dan 74 lainnya luka-luka akibat insiden tersebut. Penyebab kecelakaan karena masinis kereta gagal mengerem atau berhenti di stasiun terakhir Moorgate. Kereta kemudian menabrak ujung dinding stasiun. Peristiwa itu menjadi salah satu kecelakaan kereta bawah tanah terburuk di London.

1986
Perdana Menteri Swedia Sven Olof Joachim Palme tewas dibunuh pada 28 Februari 1986. Politikus Partai Sosial Demokratik itu menghembuskan napas terakhir usai ditembak menjelang tengah malam di Stockholm. Sven Olof ditembak dalam sebuah penyergapan di jalanan pusat Kota Stockholm saat berjalan dengan istrinya Lisbeth Palme.

Sven Olof dan Palme dilaporkan saat itu baru saja selesai menonton film di bioskop. Tiba-tiba ada letusan tembakan yang mengenai Sven Olof dan istrinya. Olof terkena dua kali tembakan di perut. Sedangkan istrinya mengalami luka tembak di bagian punggung. Olof tewas saat dibawa ke rumah sakit. Sementara istrinya selamat. Hingga kini belum diketahui dengan pasti siapa pembunuh Olof sebenarnya.

1987
Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet menandatangani perjanjian untuk menarik semua senjata nuklir yang mereka tempatkan di sejumlah negara di Eropa. Perjanjian itu diusulkan Pemimpin Uni Soviet kala itu, Mikhail Gorbachev.

1991
Perang Teluk Persia 1 atau yang sering disebut Gulf War terjadi sejak 2 Agustus 1990 hingga berakhir pada 28 Februari 1991. Awal penyebab perang teluk tersebut yakni karena adanya invasi Irak atas Kuwait. Irak menginvasi Kuwait dengan cepat dan menjadikan Kuwait sebagai Provinsi Irak pada 28 Agustus 1990.

Peperangan kemudian dimulai antara Koalisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan pihak Irak yang didukung oleh Uni Soviet dan Korea Utara. Perang ini berakhir dengan kemenangan pihak koalisi PBB dan sepakat membebaskan Kuwait. Saat itu kekuatan koalisi PBB jauh lebih besar yakni 660.000 personel ketimbang pihak Irak yang hanya setengahnya atau sekira 360.000. Sebanyak 378 pasukan koalisi PBB gugur, sedangkan dari pihak Irak ada 25.000 pasukan yang tewas.

Baca Juga: 10 Februari Sejarah Dunia: Mongol Kuasai Baghdad Hingga Lahirnya Falcao Garcia

1997
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang bagian utara Iran, tepatnya dekat Kota Ardabil, pada 28 Februari 1997 sekira pukul 12.57 waktu setempat. Gempa Ardabil 1997 itu dirasakan terjadi selama 15 detik. Gempa itu menewaskan 1.100 orang dan melukai sekira 2.600. Puluhan ribu bangunan juga turut rusak parah akibat gempa tersebut. Tercatat 12.000 rumah rusak atau hancur dan 160.000 ternak tewas di daerah Ardabil.

2002
Ratusan orang tewas dalam kerusuhan antar agama yang terjadi di Gujarat, India. Dilaporkan ada sebanyak 790 warga beragama Muslim dan 254 warga Hindu tewas dalam peristiwa itu. Kekerasan di Gujarat sendiri merupakan serangkaian insiden termasuk pembakaran Kereta Api Godhra yang berdampak pada kerusuhan komunal antara Hindu dan Muslim. Kerusuhan berawal dari serangan terhadap Kereta Sabarmati Express yang membawa 58 peziarah Hindu sekembalinya dari Ayodhya. Sebanyak 58 peziarah itu pun tewas. Berdasarkan laporan, pembakaran kereta didalangi oleh sekelompok massa.

2008
Jerman menjadi negara pertama yang mengakui Kosovo sebagai negara berdaulat yang merdeka dengan mendirikan kantor kedutaan besar di Ibukota Kosovo, Pristina. Beberapa hari kemudian, Jerman menunjuk duta besarnya untuk Kosovo.

2014
Ukraina menuduh Rusia telah mengirim pasukan militer untuk menduduki Kota Crimea di Ukraina. Bukan hanya itu, Ukraina juga menyebut Rusia telah menduduki Bandara Sevastopol untuk memprovokasi Ukraina ke dalam konflik bersenjata. Ini adalah awal invasi Rusia ke Ukraina yang sedang dilanda krisis.

soknws.

LEAVE A REPLY