Arab Saudi Hentikan Umrah Sementara, DPR akan Minta Penjelasan

0
218

Jakarta, Nawacita – Pihak Komisi VIII DPR RI dalam waktu dekat bakal meminta penjelasan dari otoritas Arab Saudi, soal penghentian sementara kunjungan umrah, yang katanya bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 ke Tanah Suci.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily mengaku kaget dengan keputusan Arab Saudi melarang sementara warga negara asing termasuk Indonesia untuk ibadah umrah. Bahkan, pengajuan visa ke Arab Saudi mulai hari ini juga sudah mulai dihentikan.

“Kami harus mendapatkan penjelasan, setidaknya untuk Indonesia dari Kedutaan Arab Saudi di Jakarta tentang hal ini,” kata Ace saat ditemui oleh wartawan di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Dia meyakini, pemerintah Arab Saudi mendasari keputusan itu dari tingginya lalu lintas jamaah dari berbagai negara, termasuk dari China. Tapi, semestinya mereka sudah siap menghadapi penyebaran virus Corona. Dia pun berharap Arab Saudi memberikan kepastian batas waktu pelarangan kunjungan umrah ini.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka pun menyadari keputusan ini akan menimbulkan kekecewaan bagi jemaah asal Indonesia. Namun dia meminta agar masyarakat dapat memahami keputusan pemerintah Arab Saudi.

“Hal ini tidak saja untuk melindungi warga negara Arab Saudi, akan tetapi juga warga negara lain yang juga menjalankan ibadah umrah,” kata Diah ditempat yang sama.

Pihak pemerintah melalui Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri pun diminta untuk segera berkoordinasi dan mengambil langkah konkret mengenai hal ini.

Sebelumnya, Kerajaan Arab Saudi merilis aturan penangguhan umrah pada Kamis (27/2/2020) dini hari waktu Indonesia. Kementerian Luar Negeri Arab Saudi melarang sementara warga negara asing untuk ibadah umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah.

Arab Saudi juga berhenti mengeluarkan visa wisata bagi wisatawan yang berasal dari negara-negara yang memiliki kasus virus Corona. Tak hanya itu, Arab Saudi pun turut mengimbau warganya untuk tidak berpergian sementara waktu ke negara-negara terpapar Corona.

RSA

LEAVE A REPLY