22 Januari Sejarah Dunia: Kesultanan Ottoman Taklukan Mesir Hingga Pesawat Boeing 707 Meledak

0
459
Kesultanan Ottoman Taklukan Mesir.
Kesultanan Ottoman Taklukan Mesir.

SOLO, Nawacita – Kesultanan Ottoman di bawah Selim I berhasil menaklukkan seluruh wilayah kekuasaan Kesultanan Mamluk yang kini disebut Mesir, 22 Januari 1517. Peristiwa itu merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 22 Januari. Berikut rangkuman Hari Ini Dalam Sejarah, 22 Januari, yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org:

613
Konstantinus III yang baru berusia delapan bulan dinobatkan sebagai kaisar muda di Kekaisaran Romawi Timur oleh ayahnya, Heraklius. Baru pada 641, ia diangkat sebagai kaisar Romawi Timur menggantikan ayahnya yang meninggal.

871
Pasukan Viking mengalahkan pasukan Kerajaan Saxon Barat di wilayah yang kini dikenal dengan nama Old Basing, Hampshire, Inggris. Kemenangan itu membuat wilayah kekuasaan Viking di Inggris semakin luas pada masa Invasi Viking di Inggris.

Baca Juga: 21 Januari Sejarah Dunia: Meninggalnya PM Vladimir Lenin Hingga Bom di Candi Borobudur

1517
Kesultanan Ottoman di bawah Selim I berhasil menaklukkan seluruh wilayah kekuasaan Kesultanan Mamluk yang kini disebut Mesir. Keberhasilan Kesultanan Ottoman itu diraih setelah memenangi Pertempuran Ridaniya, pertempuran terakhir di masa Perang Ottoman-Mamluk. Kesultanan Mamluk kemudian dinyatakan runtuh setelah wilayahnya dikuasai Kesultanan Ottoman.

1848
Pasukan Inggris berhasil merebut wilayah Multan di Punjab, India dari tangan Kerajaan Sikh. Keberhasilan itu diraih setelah pasukan Inggris melakukan pengepungan sejak 19 April 1848.

1879
Pasukan Kerajaan Zulu berhasil mengalahkan pasukan Kerajaan Inggris di wilayah yang kini disebut Isandlwana, Afrika Selatan (Afsel). Dalam salah satu pertempuran di masa Perang Inggris-Zulu itu, 52 perwira militer, 800 prajurit, dan 477 orang dari kubu Inggris tewas. Sedangkan Kerajaan Zulu kehilangan sekitar 1.000 tentaranya.

1941
Pasukan Inggris berhasil merebut Kota Tobruk di Libya dari cengkeraman Italia. Peristiwa itu merupakan salah satu kemenangan Inggris dalam Operasi Kompas yang dilancarkan di wilayah Mesir dan Libya demi mengusir pasukan Italia.

1944
Pasukan Sekutu tiba di wilayah Anzio dan Nettuno di Italia untuk memulai Operasi Shingle. Tibanya pasukan Sekutu itu kemudian memicu pertempuran di Anzio yang berlangsung hingga 5 Juni 1944. Sekutu berhasil menjadi pemenang dalam pertempuran tersebut dan Operasi Shingle terhitung berhasil.

1946
Qazi Muhammad mendeklarasikan pendirian negara bernama Republik Mahabad di pusat Kota Mahabad, Chahar Cheragh. Qazi Muhammad lantas menjadi pemimpin di negara tersebut. Namun demikian, negara yang dideklarasikan di wilayah kekuasaan Dinasti Pahlevi Iran itu hanya bertahan sampai 31 Maret 1947 setelah para pemimpinnya dieksekusi mati oleh otoritas Iran.

1973
Kecelakaan menimpa Pesawat Boeing 707 pada 22 Januari 1973. Pesawat yang membawa para jamaah haji Nigeria dari Makkah, Arab Saudi pulang ke negara asalnya, terbakar dan meledak saat akan mendarat di Bandar Udara Kano, Nigeria. Tragedi pesawat Boeing 707 tersebut pun mengakibatkan sebanyak 176 orang penumpang, dan 6 kru pesawat tewas.

Baca Juga: 17 Januari Sejarah Dunia: Perjanjian Renville Hingga Lahirnya Ari Lasso

1980
Pada 22 Januari 1980, seorang fisikawan utama Uni Soviet dalam pembuatan bom hidrogen dan pemenang hadiah penghargaan damai Nobel 1975 bernama Andrei Sakharov ditahan di Moskow dan dibuang ke Gorki. Sebelum ditangkap, Sakharov dikenal sebagai aktivis HAM terkemuka, serta advokat kebebasan sipil dan reformasi di Uni Soviet.

1995
Serangan bom bunuh diri mendera wilayah Beit Lid, Israel. Serangan yang kini dikenang dengan sebutan Pembantaian Beit Lid itu menewaskan 20 tentara Israel dan dua warga sipil. Gerakan Jihad Palestina dituding sebagai pelaku bom bunuh diri itu. Serangan itu disebut-sebut sebagai serangan bom bunuh diri pertama yang dilakukan Gerakan Jihad Palestina di Israel.

2007
Serangan bom mendera pasar di Bab Al-Sharqi, Baghdad Tengah, Irak dan 88 orang dan melukai 160 lainnya. Serangan tersebut terjadi dua hari setelah dimulainya festival kaum Syiah. Namun demikian, otoritas setempat tak mengungkapkan pelaku dan motif serangan tersebut.

soknws.

LEAVE A REPLY