17 Januari Sejarah Dunia: Perjanjian Renville Hingga Lahirnya Ari Lasso

0
307
Ari Lasso.
Ari Lasso.

SOLO, Nawacita – Pada 17 Januari 395, Kaisar Romawi Theodosius I meninggal dunia dan memicu perpecahan di Kekaisaran Romawi menjadi Kekaisaran Romawi Barat dan Kekaisaran Romawi Timur. Peristiwa itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah dunia yang layak dikenang pada hari ke-17 sesuai sistem Kalender Gregorian, 17 Januari. Berikut sejumlah peristiwa bersejarah pada 14 Januari yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, dalam Hari Ini Dalam Sejarah, 17 Januari:

395
Kaisar Romawi Theodosius I meninggal dunia dan memicu perpecahan di Kekaisaran Romawi. Sepeninggal Theodosius I, Kekaisaran Romawi Barat dan Kekaisaran Romawi Timur secara resmi terpisah dan memiliki pemimpin yang berbeda. Kekaisaran Romawi Timur dipimpin Arcadius, sedangkan Kekaisaran Romawi Barat dipimpin Honorius.

1873
Tentara Suku Modoc—suku asli yang tinggal di wilayah Oregon dan California, Amerika Serikat (AS)—mengalahkan pasukan AS di Turikale, sebelah barat laut California. Pertempuran itu meletus setelah pasukan Angkatan Darat AS ingin mengusir orang-orang Modoc yang berada di sepanjang pantai selatan Danau Tule, di timur laut California.

Baca Juga: 16 Januari Sejarah Dunia: Dimulainya Imperium Romawi Hingga Lahirnya Ibu Kasur

1915
Pasukan Kekaisaran Rusia berhasil mengalahkan pasukan Kesultanan Ottoman di Sarikamish, Kars, Kekaisaran Rusia. Salah satu kemenangan Rusia atas Kesultanan Ottoman di masa Perang Dunia I itu diraih setelah bertempur sejak 22 Desember 1914. Diperkirakan lebih dari 100.000 tentara Kesultanan Ottoman tewas dan tertangkap dalam pertempuran tersebut.

1929
Habibullah Kalakani bersama pengikutnya berhasil menurunkan Raja Afghanistan Inayatullah Khan dari tahtanya. Inayatullah Khan tercatat memimpin Afghanistan dalam waktu yang sangat singkat, yakni tiga hari, sejak 14 Januari hingga 17 Januari 1929. Sehari setelah turun dari tahtanya, Inayatullah Khan diasingkan dari Afganistan.

1941
Pertempuran antara Angkatan Laut Thailand dan Angkatan Laut Prancis meletus di Teluk Thailand. Dalam salah satu pertempuran di masa Perang Thailand-Prancis itu, pasukan Prancis berhasil menjadi pemenangnya. Thailand menderita kerugian dua kapal yang tenggelam dan satu kapal yang rusak berat, sedangkan kerugian dari kubu Prancis hanya satu kapal dan satu pesawat yang mengalami kerusakan.

1944
Pasukan Sekutu mulai melancarkan serangan ke Monte Cassino, Italia demi menembus pertahanan pasukan Blok Poros dan menduduki Kota Roma. Serangan itu berlangsung selama 132 hari dan berakhir dengan keberhasilan pasukan Sekutu menembus pertahanan pasukan Blok Poros. Namun demikian, Sekutu kehilangan sekitar 55.000 tentaranya, lebih banyak dibanding Blok Poros yang hanya kehilangan sekitar 20.000 tentaranya.

1945
Dalam Serangan Vistula-Oder, pasukan Uni Soviet berhasil merebut Kota Warsawa di Polandia dari pasukan Jerman. Serangan yang dimulai sejak 12 Januari itu kemudian masih berlanjut hingga 2 Februari dan berakhir dengan keberhasilan Uni Soviet yang merebut seluruh wilayah Polandia dari cengkeraman Jerman.

1948
Pada 17 Januari 1948, Indonesia dan Belanda yang sedang berseteru atas kekuasaan wilayah, sepakat menandatangani perjanjian di atas geladak kapal perang Amerika Serikat, USS Renville. Perjanjian tersebut kemudian dinamakan perjanjian Renville. Perjanjian Renville merupakan jalan tempuh atas penyelesaian perselisihan atas perjanjian Linggarjati tahun 1946. Perjanjian ini berisi batas antara wilayah Indonesia dengan Belanda yang kemudian disebut Garis Van Mook.

Saat itu, perjanjian dihadiri oleh delegasi dari Indonesia yakni, Amir Syarifudin, Ali Sastroamijoyo, H Agus Salim, Dr. Coatik Len, serta Nasrun. Sementara delegasi Belanda yakni, R Abdul Kadir Wijoyoatmojo, Dr PJ Koets, dan Mr Dr Chris Soumokil. Sedangkan sebagai pihak penengah yaitu PBB diwakili oleh Frank Graham, Paul Van Zeeland, dan Richard Kirby.

Adapun, isi perjanjian tersebut yakni, Belanda hanya mengakui Jawa tengah, Yogyakarta, dan Sumatra sebagai bagian wilayah Republik Indonesia. Kemudian, disetujuinya sebuah garis demarkasi yang memisahkan wilayah Indonesia dan daerah pendudukan Belanda. Terakhir, TNI harus ditarik mundur dari daerah daerah kantongnya di wilayah pendudukan di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Baca Juga: 18 Desember Sejarah Dunia: HUT Kabupaten Banyuwangi hingga Indonesia Rebut Papua Barat

1973
Ari Bernardus Lasso lahir di Madiun, Jawa Timur. Namanya kemudian melambung setelah bergabung dengan Dewa 19 pada 1991. Sebelum bergabung dengan Dewa 19, Ari Lasso merupakan salah satu personel di Lost Angels Band, grup yang kelak menjadi Boomerang. Ari keluar dari Dewa 19 pada 1999 setelah terjerat narkoba. Namun Ari kemudian mampu meraih kesuksesan sebagai penyanyi solo.

1984
Adam Richard Wiles lahir di Dumfries, Skotlandia. Kini, namanya dikenal luas sebagai penyanyi, penulis lagu, produser, serta DJ dengan nama panggung Calvin Harris. Pria yang mulai terjun di dunia musik pada 1999 itu tercatat meluncurkan album pertamanya pada 2007 silam dan kini sudah memiliki empat album.

1995
Gempa bumi berkekuatan 7,2 skala Richter mengguncang wilayah dekat Kobe, Jepang. Bencana tersebut menewaskan lebih dari 6.000 orang dan diperkirakan memicu kerugian senilai US$100 miliar.

soknws.

LEAVE A REPLY