Trending Topic #UGMBohongLagi Mahasiswa Tak Mau Ada Pelecehan di Kampus

0
537
Aliansi Mahasiswa UGM

Yogyakarta, Nawacita – Tagar #UGMBohongLagi sempat trending topic di Twitter. Tagar ini digemakan oleh @aliansiUGM dan ramai diperbincangkan di Twitter. Tagar ini merujuk kepada komitmen UGM untuk mengesahkan peraturan tentang kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Menanggapi tagar #UGMBohongLagi, Rektor UGM, Panut Mulyono pun angkat bicara. Menurutnya tidak benar UGM mengulur-ulur masalah peraturan kekerasan seksual tersebut. Panut menerangkan pihaknya menunggu rapat senat akademik mengenai draf aturan tersebut.

“Ini hanya masalah waktu saja. Ketika misalnya besok atau kapan senat akademik rapat kemudian menyetujui ya langsung hari berikutnya keluarkan (peraturan mengenai kekerasan seksual di UGM). Wong itu drafnya sudah jadi dalam draf peraturan kok,” ujar Panut, Selasa (17/12).

“Senat akademik sudah me-review draf itu dan sudah memanggil wakil rektor bidang SDM dan aset untuk rapat bersama. Kalau di rapat itu ada koreksi-koreksi kecil yang harus diperbaiki. Kemudian perbaikan sudah dilakukan dan disampaikan ke senat akademik sehingga sekarang tahapannya menunggu rapat pleno akademik untuk menyetujui atau mengesahkan,” imbuh Panut.

Panut menambahkan nantinya usai disetujui di rapat senat akademik, dia sebagai Rektor pun akan menandatangani peraturan tersebut. Panut menyebut saat ini draf peraturan berada di tangan senat akademik yang nantinya akan dirapat plenokan.

Panut optimis aturan tersebut akan disahkan pada Januari 2020 mendatang. Panut menerangkan di bulan Desember ini pleno senat akademik tidak digelar karena padatnya agenda dies natalis UGM.

“Draf final itu sekarang tinggal menunggu pleno senat akademik karena bulan Desember ini pleno Senat akademiknya itu tidak ada, berhubung banyaknya agenda kaitan di dies, maka Januari, pertengahan Januari (akan dirapatkan dan disahkan),” ungkap Panut. [cob/merdeka]

LEAVE A REPLY