BNI Kelimpahan Take Over KPR

0
371
Kantor BNI.
Kantor BNI.

JAKARTA, Nawacita – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mencatat menerima kredit pemilikan rumah (KPR) dari pindahan bank lain atau take over sekitar 5% dari total pembiayaan perumahan dalam setiap bulannya.

Sebaliknya, menurut General Manager Product Management Division BNI J. Donny Bima Herjuno, perseroan juga menerima pelunasan lebih awal KPR dalam setiap bulan. Namun, dia mengaku belum dapat mengidentifikasi pelunasan KPR oleh debitur apakah di-take over bank lain, atau sebab lainnya.

“Paling penting untuk menjaga agar debitur tidak pindah setelah masa fixed rate yakni dengan kami memperkuat relationship,” katanya kepada wartawan, Rabu (16/10/2019). Adapun penyaluran KPR BNI per September 2019 mencapai lebih dari Rp8,5 triliun, dengan pertumbuhan portofolio mencapai 9,5% yoy.

Baca Juga: Berikut ini Penghasilan Direksi dan Komisaris Bank BUMN

Menurut Donny, untuk strategi akuisisi selain fokus kerja sama dengan berbagai developer, BNI juga memasarkan KPR secara online melalui e-Form BNI Griya yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja, melalui website BNI, aplikasi BNI mobile banking. Alhasil, hingga akhir kuartal IV/2019 mendatang pertumbuhan kredit KPR atau BNI Griya masih diproyeksi tumbuh 10% yoy.

Baca Juga: BNI Bersama Dengan Warga Pulihkan Manokwari

EVP Consumer Loan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Ignatius Susatyo Wijoyo sebelumnya mengatakan dari penyaluran rerata KPR perseroan yang per bulan Rp700 miliar, ada sekitar Rp200 miliar hingga Rp250 miliarnya mengalami pelunasan di awal.

“Itu saya amati terus meningkat dari dahulu cuman keluar Rp100 miliar lalu sampai Rp250 miliar ternyata polanya sama yakni setelah bunga fix dan memasuki bunga floating, mereka pindah bank” ujar Ignatius kepada wartawan belum lama ini.

bsnws.

LEAVE A REPLY