Kemenkominfo dan LPS Bagikan 500 Set Up Box Gratis

0
351
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

NUNUKAN, Nawacita – Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan sejumlah lembaga penyiaran televisi swasta (LPS) menyerahkan 500 set up box secara gratis kepada warga Nunukan, Kalimantan Utara.

Penyerahan ini merupakan upaya pemerintah dan swasta, untuk mendorong penetrasi TV digital di perbatasan sekaligus menciptakan ekosistem siaran digital.

Set Top Box adalah alat untuk mengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di TV Analog biasa.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebutkan LPS yang memberikan secara gratis Set Up Box di Nunukan, Kalimantan Utara, antara lain Trans 7, Metro TV dan TVRI.

Baca Juga: Menkominfo Sebut Hoaks Mulai Menurun

Rudiantara menuturkan dengan alat yang diberikan nantinya, televisi warga perbatasan yang masih menggunakan teknologi analog, sudah dapat menyiarkan tayangan digital.

“Yang pasti dengan Set Up Box, warga di Nunukan dan Sebatik, bisa melihat siaran digital nanti,” kata Rudiantara, Sabtu (31/8/2019).

Rudiantara menambahkan dengan hadirnya siaran digital di perbatasan, warga perbatasan diharapkan mendapat kualitas tayangan yang lebih baik, dari sisi konten siaran dan kualitas gambar.

Sementara itu, Direktur Penyiaran Kominfo, Geryantika Kurnia meyakini pemberian set up box akan mendorong masyarakat di perbatasan menonton tayangan lokal.

Dia mengatakan selama ini masyarakat di perbatasan kerap disuguhi oleh siaran Malaysia dan Singapura, karena ketidakhadiran siaran lokal selain TVRI.

“Kalau konten analog di kota besar masuk, sudah otomatis masyarakat pindah ke digital,” kata Gery kepada pers.

Gery menambahkan sebelum ada set up box, warga perbatasan harus berlangganan tv berbayar agar dapat menonton tayangan lokal. Mereka harus membayar uang senilai Rp25.000 – Rp50.000 per bulan.

Jika membeli set up box, kata Gery, mereka cukup membayar Rp250.000- Rp300.000 untuk sekali bayar. Harga tersebut dapat dibayar secara mencicil 6 bulan sehingga harga yang ditawarkan akan lebih murah dibandingkan dengan berlangganan.

“Nanti kalau sudah produksi massal harganya bisa Rp150.000/ set up box. Sekarang vendor belum mulai, karena belum jalan secara masif,” kata Gery.

Gery menuturkan meski penjualan belum masif, dibandingkan dengan tahun lalu penjualan set up box di daerah terluar, terdepan dan tertinggal meningkat, didorong hadirnya siaran liga inggris dan bulutangkis di TVRI.

Baca Juga: Menkominfo Menanggapi Wacana KPI Awasi Konten YouTube dan Netflix

Sementara itu, Direktur Utama TVRI Helmy Yahya mengatakan TVRI berkomitmen terus melakukan perbaikan konten dengan mengakomodir kebutuhan milenial, salah satunya melalui tayangan siaran liga inggris.

Adapun saat ini komposisi konten di TVRI 40 persen didominasi oleh informasi, 30 persen hiburan, dan 30 persen edukasi dan budaya.

“Jadi apa yang diinginkan milenial coba kami sajikan walaupun tidak semuanya bisa kami sajikan karena TVRI merupakan TV publik, jadi all genre,” kata Helmy.

bsnws.

LEAVE A REPLY