Mengenal Aquaphobia, Ketakutan Yang Berlebihan Terhadap Air

0
1170
Mengenal Aquaphobia, Ketakutan Yang Berlebihan Terhadap Air.
Mengenal Aquaphobia, Ketakutan Yang Berlebihan Terhadap Air.

SURABAYA, Nawacita Fobia adalah salah satu gangguan kecemasan ekstrem yang membuat seseorang mengalami ketakutan berlebihan terhadap situasi, makhluk hidup, tempat, atau benda tertentu. Salah satu jenis fobia yang cukup banyak dialami yaitu fobia air (phobia air).

Apa itu fobia air?

Fobia air atau yang disebut juga dengan aquaphobia adalah ketakutan yang berlebihan dan tidak masuk akal terhadap air. Namun, biasanya tidak semua orang memiliki jenis ketakutan yang sama.

Sebagian orang hanya takut pada air yang dalam atau ombak yang besar, sementara sebagian lainnya mungkin takut saat melihat air yang terkumpul dalam wadah seperti kolam renang atau bak mandi. Selain itu, sebagian orang yang memiliki aquaphobia mungkin benar-benar takut untuk terkena air bahkan jika hanya melihat genangan air di jalanan atau terciprat air.

Berbagai gejala fobia air

Pada orang yang punya phobia air, berhadapan dengan air menimbulkan ketakutan tersendiri. Namun, biasanya orang memiliki aquaphobia menyadari rasa takut ini sebetulnya tidak masuk akal. Selain itu, seseorang yang mengalami phobia air akan mengalami berbagai gejala umum seperti:

  • Perasaan takut, cemas, dan panik berlebih saat membayangkan air.
  • Rasa takut yang berlebihan dan tidak masuk akal saat terkena air.
  • Sangat menghindari air dan segala aktivitas yang berkaitan dengan air.
  • Berkeringat.
  • Jantung berdebar-debar.
  • Dada sesak dan sulit bernapas.
  • Mual.
  • Pusing atau pingsan.

Kenapa seseorang bisa fobia air?

Dikutip dari Verywell Mind, penyebab phobia air yang paling umum ialah adanya pengalaman buruk hingga trauma tentang air di masa lalu. Misalnya, Anda pernah hampir tenggelam, pernah mengalami kecelakaan kapal, dan serangkaian kejadian menakutkan lainnya yang berhubungan dengan air.

Baca Juga: Mengenal Skizofrenia, Gangguan Mental Dengan Perubahan Perilaku

Kondisi ini juga bisa terjadi akibat adanya serangkaian pengalaman negatif yang Anda alami dan berkaitan dengan air. Selain itu, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa fobia dapat diwariskan secara genetik. Jika ada riwayat keluarga yang memiliki fobia, maka Anda berisiko juga terhadap fobia.

Mengatasi fobia air

Karena aquaphobia termasuk ke dalam fobia spesifik, umumnya ada dua bentuk psikoterapi yang biasa digunakan yaitu terapi pemaparan (exposure therapy) dan terapi perilaku kognitif.

Terapi paparan (exposure therapy) dilakukan dengan terus memberikan sumber ketakutan Anda, yaitu air. Saat Anda diberikan pancingan berupa air, terapis akan melacak reaksi, pikiran, perasaan, dan sensasi Anda untuk membantu mengelola kecemasan. Terapis bisa saja menyuruh Anda untuk mengisi bak mandi dengan air, dan meminta Anda untuk bermain di pantai.

Sementara terapi perilaku kognitif alias CBT (cognitive behavioral therapy) adalah terapi yang dilakukan dengan menantang pemikiran serta keyakinan Anda terhadap air. Ketika Anda belajar menantang ketakutan, Anda akan mencari tahu bagaimana mengatasi pola pikir dan keyakinan terhadap air yang selama ini membuat Anda begitu takut. Terapi ini juga mengajarkan Anda untuk mengendalikan pikiran negatif tentang air dengan pikiran dan pesan yang jauh lebih positif. Hal ini bertujuan untuk mempelajari cara baru mengatasi rasa takut Anda.

Baca Juga: Mengenal Acrophobia, Fobia atau Ketakutan Pada Ketinggian

Selain itu, biasanya terapis akan menyarankan Anda untuk melakukan perawatan rumahan dengan menulis jurnal, berlatih yoga, atau latihan pernapasan.

Dokter juga akan meresepkan obat untuk mengobati berbagai gejala kecemasan dan kepanikan saat Anda memikirkan dan terpapar air. Namun, obat-obatan umumnya tidak diberikan dalam perawatan jangka panjang melainkan hanya di awal saat Anda masih kesulitan mengendalikan gejalanya.

Semua terapi ini dilakukan untuk membuat Anda merasa lebih nyaman dengan air. Oleh karena itu, mintalah bantuan ahli untuk mengelola fobia air. Pasalnya, dengan bantuan terapis yang tepat, fobia Anda dapat dikelola bahkan bisa diatasi hingga tidak lagi kambuh.

hsnws.

LEAVE A REPLY